Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) berpotensi mengalami hujan selama periode mudik lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M. Intensitas hujan mulai dari ringan hingga sedang.
BMKG Wilayah IV Makassar telah melakukan analisis prakiraan cuaca selama masa operasional posko mudik Lebaran yakni periode 13 sampai dengan 30 Maret 2026. Selain itu prakiraan cuaca pada saat salat Idul Fitri baik tanggal 20 maupun 21 Maret 2026.
"Berdasarkan hasil analisis BMKG, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diperkirakan mengalami hujan selama periode tersebut," ujar Pelaksana Tugas Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami hujan selama periode mudik Lebaran, yakni Pinrang hingga Makassar diprediksi berpotensi diguyur hujan. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, hingga Kepulauan Selayar.
Selain itu, wilayah Enrekang dan Sidrap diperkirakan mengalami hujan. Sementara Soppeng, Wajo, dan Bone diprediksi berawan, sedangkan Sinjai berpotensi hujan.
Di wilayah utara Sulsel seperti Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu, Luwu Utara hingga Luwu Timur juga diprediksi mengalami hujan selama periode mudik Lebaran.
"Kami sangat mengharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman dengan tetap memperhatikan informasi cuaca," ujar Nasrol Adil.
Sementara itu, untuk kondisi cuaca pada hari Idul Fitri, BMKG memprediksi variasi cuaca di sejumlah wilayah. Beberapa daerah berpotensi hujan dengan intensitas ringan.
Wilayah Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, serta Makassar berpotensi mengalami hujan. Kondisi hujan juga diperkirakan terjadi di wilayah Gowa, Takalar dan Kepulauan Selayar.
Sementara wilayah Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba diperkirakan berawan. Adapun wilayah Enrekang, Sidenreng Rappang, Soppeng, Wajo, dan Bone juga diprediksi berawan, sedangkan Sinjai berpotensi hujan.
Di wilayah Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur diperkirakan berawan, sementara wilayah Luwu berpotensi hujan.
BMKG juga melakukan pemantauan khusus terhadap aktivitas penerbangan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Selain itu, juga dilakukan pemantauan kondisi perairan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Makassar, Sukma Tri Yuliasari kondisi angin diperkirakan berada pada kategori sedang hingga rendah dengan potensi tinggi gelombang sekitar 1 hingga 2 meter di perairan Makassar.
"Kami memantau kondisi maritim di perairan Makassar hingga sejumlah perairan lain, termasuk perkiraan gelombang serta angin timur dan barat," ujarnya.
(ata/sar)











































