Doa Ramadhan Hari ke-21: Memohon Petunjuk untuk Meraih Ridha dan Surga Allah

Doa Ramadhan Hari ke-21: Memohon Petunjuk untuk Meraih Ridha dan Surga Allah

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Rabu, 11 Mar 2026 05:00 WIB
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi doa Ramadhan (Foto: Freepik)
Makassar -

Bulan Ramadhan menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, serta mendekatkan diri kepada sang pencipta. Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk penghambaan dan memohon rahmat Allah SWT.

Sepanjang bulan Ramadhan, terdapat doa harian yang dapat diamalkan. Setiap doa mengandung makna dan harapan yang berbeda.

Adapun di hari ke-21 Ramadhan, doa harian yang dianjurkan berisi permohonan agar diberikan petunjuk meraih ridha Allah SWT. Doa Ramadhan hari ke-12 juga berisi harapan agar dilindungi dari godaan setan, serta diberikan surga sebagai tempat bernaung di akhirat kelak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa hari ke-21 Ramadhan lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya. Yuk, disimak!

Doa Ramadhan Hari ke-21: Arab, Latin, dan Artinya

Dilansir dari buku 'Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan' oleh Nurhayati MA, berikut ini doa Ramadhan hari ke-21:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لَا تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيلًا وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِي مَنْزِلاً وَ مَقِيلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِينَ

Arab Latin: Allâhummaj 'al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj'al lisysyaithâni fîhi 'alayya sabîlan waj'alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn.

Artinya: Ya Allah, berikanlah kepadaku di bulan ini sebuah petunjuk untuk mencapai keridhaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan kepada setan di bulan ini untuk menggodaku, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku, wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta.

Keutamaan Puasa Ramadhan

Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, berikut adalah keutamaan puasa Ramadhan:

1. Mendapat Balasan Langsung dari Allah

Puasa memiliki keutamaan istimewa karena balasannya diberikan langsung oleh Allah tanpa perantara. Keutamaan ini menunjukkan betapa agungnya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya."

2. Masuk Surga Melalui Pintu Rayyan

Orang-orang yang menjaga ibadah puasa akan dipanggil secara khusus untuk masuk surga melalui pintu Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi orang yang berpuasa dan tidak dibuka untuk selain mereka.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang menafkahkan sepasang binatang yakni dua ekor kuda, lembu ataupun unta dalam kepentingan fisabilillah maka ia akan dipanggil dari semua pintu surga dengan ucapan: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Maka jikalau seorang itu dari golongan ahli salat, ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli jihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyan. Artinya, puas atau kenyang minuman. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah."

3. Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka

Puasa yang dilakukan dengan niat karena Allah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari api neraka. Jaraknya sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.

Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Tiada seorang hamba pun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah -yakni semata-mata menuju kepada ketaatan kepada Allah-, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya -yakni dirinya- karena puasanya tadi, sejauh perjalanan tujuh puluh tahun dari neraka." (muttafaq 'alaih)

4. Diampuni Dosa-dosa Terdahulu

Puasa Ramadan yang dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini menjadi motivasi besar bagi setiap muslim untuk menjaga kualitas puasanya.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena didorong oleh keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah, maka diampunkanlah untuknya dosa-dosanya yang terdahulu," (muttafaq 'alaih).

5. Senantiasa dalam Kebaikan Selama Berbuka

Orang yang menyegerakan berbuka puasa akan senantiasa berada dalam kebaikan. Sikap ini juga menunjukkan ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.

Dari Sahal bin Saad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka," (HR Muslim)

Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda: "Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka."

Itulah detikers, bacaan doa Ramadhan hari ke-21 beserta keutamaan puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat!



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads