- Jadwal Beasiswa ADik 2026
- Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Beasiswa ADik 2026 Kriteria Penerima Program ADik 2026 Persyaratan Penerima Program ADik 2026
- Jalur Penerimaan Peserta Program ADik 2026
- Prosedur Pendaftaran Program ADik 2026
- Tahapan Penerimaan Beasiswa ADik 2026
- Formulir Pendaftaran ADik 2026
Pemerintah kembali membuka program beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) 2026. Program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
Melansir laman resminya, beasiswa ADik ditujukan bagi siswa asal Papua, lulusan program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), siswa dari daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), serta anak repatriasi. Pendaftaran beasiswa ADik 2026 sendiri telah dibuka sejak akhir Februari lalu.
Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut, berikut informasi lengkap mengenai jadwal, syarat dan ketentuan, tahapan, hingga formulir pendaftaran beasiswa ADik 2026. Yuk, simak selengkapnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Beasiswa ADik 2026
Melansir akun Instagram Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi @ppapt_kemdiktisaintek, berikut timeline pendaftaran dan seleksi beasiswa ADik tahun 2026:
- Januari - Februari 2026: Sosialisasi
- 18 - 26 Februari 2026: Permohonan Akun
- 27 Februari 2026: Pembukaan Pendaftaran ADik
- 27 Maret 2026: Cut Off Jalur SNBP
- 7 April 2026: Penetapan Jalur SNBP
- 22 Mei 2026: Cut Off Jalur SNBT dan Penutupan Pendaftaran ADik
- 25 Mei - 8 Juni: Seleksi ADik
- 17 Juni 2026: Penetapan Jalur SNBT dan Jalur Seleksi ADik
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Beasiswa ADik 2026
Kembali melansir laman resmi beasiswa ADik, berikut beberapa ketentuan untuk mendaftar beasiswa ini:
Kriteria Penerima Program ADik 2026
A. Siswa dari Wilayah Papua
- Warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya;
- Kriteria Peserta Didik lulusan SMA, SMK, atau bentuk lain yang sederajat;
- Berasal dari orang asli Papua berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai otonomi khusus wilayah Papua, dan berdasarkan surat rekomendasi dari dinas pendidikan provinsi dan/atau kabupaten/kota setempat;
- Penerima bantuan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua berdasarkan hasil penetapan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan menempuh pendidikan di Provinsi Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali;
- Provinsi di wilayah Papua terdiri atas Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
B. Siswa dari Wilayah Khusus 3T
- Warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya;
- Kriteria Peserta Didik lulusan SMA, SMK, atau bentuk lain yang sederajat;
- Berasal dan bertempat tinggal sesuai identitasnya di Daerah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian;
- Penerima bantuan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) daerah khusus berdasarkan hasil penetapan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan menempuh pendidikan di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur;
- Prioritas sasaran adalah wilayah atau daerah khusus pada tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kemdiktisaintek.
C. Siswa dari anak Pekerja Migran Indonesia (Repatriasi)
- Warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK, atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya;
- Kriteria Peserta Didik lulusan SMA, SMK, atau bentuk lain yang sederajat;
- Anak Pekerja Migran Indonesia, yang lulus dari sekolah Indonesia atau lembaga pendidikan nonformal di luar negeri;
- Penerima bantuan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) repatriasi berdasarkan hasil penetapan Kemdikdasmen dan menempuh pendidikan di Provinsi Bali, Banten, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan;
- Lokasi sekolah anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia:
- Sekolah Indonesia Kota Kinabalu
- Sekolah Indonesia Johor Bahru
- Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
- Lokasi sekolah anak Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi:
- Sekolah Indonesia Jeddah
- Sekolah Indonesia Makkah
- Sekolah Indonesia Riyadh
Persyaratan Penerima Program ADik 2026
selain memenuhi kriteria sebagai siswa dari Papua, daerah khusus 3 T, serta anak repatriasi, berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendaftar pada program beasiswa ADik 2026:
- Terdaftar pada sistem Beasiswa ADik melalui laman https://adik.kemdiktisaintek.go.id dengan melengkapi data:
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan
- Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
- Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi yang ditetapkan Kemdiktisaintek melalui Seleksi Afirmasi Program Beasiswa ADik maupun
- Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) berupa Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT), serta Seleksi Mandiri PT.
- Menyertakan deskripsi diri yang ditulis tangan sendiri oleh siswa pendaftar dan diupload pada sistem Beasiswa ADik saat pendaftaran sesuai template yang disediakan pada laman: https://adik.kemdiktisaintek.go.id/
- Menyertakan surat persetujuan orang tua/wali dan bersedia melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi.
- Menyertakan profil atau deskripsi diri yang ditulis tangan secara langsung oleh siswa bersangkutan sesuai format.
- Tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan/beasiswa lain yang bersumber dari APBN.
- Bersedia menandatangani surat perjanjian kinerja penerima bantuan beasiswa.
- Nilai rapor rata-rata setiap semester untuk seluruh mata pelajaran minimal adalah 75.
- Nilai rapor rata-rata untuk 6 (enam) mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan untuk calon peserta seleksi minimal adalah 75.
- Pemeringkatan calon penerima untuk seleksi KIP Kuliah Afirmasi berdasarkan nilai 6 (enam) mata pelajaran berikut:
- Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi;
- Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi;
- Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing;
- SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori dan Praktik Kejuruan).
- Siswa dapat memilih paling banyak dua perguruan tinggi, serta memilih paling banyak dua program studi pada masing-masing perguruan tinggi.
- Pilihan perguruan tinggi dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
- Jika pilihan program studi dan perguruan tinggi tidak diterima, siswa dapat memberikan kewenangan kepada panitia seleksi untuk memilihkan program studi dan perguruan tinggi. Warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya.
Jalur Penerimaan Peserta Program ADik 2026
- Jalur Seleksi SNPMB: Siswa yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Koordinator ADEM dan Atdikbud serta sebagai peserta seleksi SNBP atau UTBK-SNBT
- Jalur Seleksi Mandiri ADik: Siswa yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Koordinator ADEM dan Atdikbud.
Prosedur Pendaftaran Program ADik 2026
- Pendaftaran Program ADik Tahun 2026 dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) ADik pada laman resmi: https://adik.kemdiktisaintek.go.id
- Peserta jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dan jalur Mandiri ADik didaftarkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota/provinsi melalui SIM ADik, baik secara online maupun offline bagi daerah yang memiliki kendala teknis tertentu
- Peserta jalur SNPMB yang dimaksud adalah siswa yang mengikuti serta dinyatakan lulus melalui seleksi SNBP maupun UTBK-SNBT.
Tahapan Penerimaan Beasiswa ADik 2026
- Setelah menerima jumlah kuota, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota/Provinsi menentukan sekolah yang akan mengusulkan siswa calon penerima ADik dengan koordinasi bersama Disdik Provinsi dan sekolah;
- Siswa mengisi berkas pendaftaran dengan bantuan sekolah dan kemudian sekolah menyerahkan seluruh berkas pendaftaran ke Disdik Kabupaten/Kota/Provinsi;
- Disdik Kabupaten/Kota/Provinsi mendaftarkan melalui SIM-ADik secara online atau offline (bagi yang memiliki kendala khusus) sesuai kuota;
- Tim pelaksana ADik PPAPT Kemdiktisaintek melakukan verifikasi dan validasi berkas pendaftaran;
- Pemimpin Perguruan Tinggi dibantu Tim pelaksana ADik PPAPT Kemdiktisaintek melakukan seleksi penerima ADik. Penentuan mahasiswa penerima ADik dilakukan oleh pemimpin perguruan tinggi;
- Kepala PPAPT Kemdiktisaintek melakukan penetapan mahasiswa baru penerima ADik.
Formulir Pendaftaran ADik 2026
Bagi siswa yang didaftarkan oleh disdik Kab/Kota/Provinsi, Koordinator ADEM, dan Atdikbud dapat mengunduh formulir pendaftaran di tautan berikut ini beserta dokumen lainnya.
Unduh formulir pendaftaran untuk SMA/MA di sini
Unduh formulir pendaftaran untuk SMK di sini
Unduh template surat pernyataan dan persetujuan orang tua di sini
Unduh contoh/template deskripsi diri di sini
Itulah informasi lengkap mengenai beasiswa ADik 2026 mulai dari jadwal, syarat, hingga link formulirnya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(urw/urw)











































