Israel dan Amerika Serikat (AS) secara bersamaan melancarkan serangan udara ke wilayah Iran. Lima kota terdampak serangan tersebut yakni Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Teheran.
Dilansir dari delikNews yang mengutip AFP, Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran pada pagi waktu setempat.
Kantor berita Iran, Fars, dalam laporannya menyebut ledakan itu dipicu oleh serangan rudal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenis ledakan tersebut menunjukkan bahwa ini merupakan serangan rudal," sebut kantor berita Fars, tanpa memberikan informasi lebih detail.
Amerika Serikat Ikut Serang Iran
Laporan sejumlah media terkemuka AS, dengan mengutip para pejabat Washington, seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (28/2), menyebutkan bahwa AS telah memulai serangannya terhadap Iran dalam operasi gabungan dengan Israel.
Salah satu sumber pejabat AS yang dikutip CNN itu mengatakan bahwa serangan-serangan AS terhadap Iran 'bukan serangan kecil'.
Menurut seorang sumber pejabat AS itu, serangan-serangan tersebut saat ini difokuskan terhadap target-target militer di wilayah Iran. Pejabat AS itu menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan operasi militer sedang berlangsung.
Semenatara seorang sumber pejabat AS lainnya mengatakan bahwa tujuan dari serangan AS itu adalah untuk mengatasi ancaman militer Iran dan melindungi pasukan AS.
Lebih lanjut dia mengatakan Washington telah menerapkan langkah-langkah untuk melindungi para personel militer AS di kawasan tersebut menjelang aksi militer itu dilancarkan.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pentagon atau Departemen Pertahanan AS soal laporan tersebut.
5 Kota di Iran Terdampak
Dilansir dari BBC, ledakan terdengar di kota Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah, serta di ibu kota Teheran. Kantor berita Fars Iran juga melaporkan bahwa beberapa rudal menghantam Jalan Universitas dan kawasan Republik di ibu kota Iran, Teheran.
Kantor Berita Republik Islam Iran melaporkan ledakan terdengar di dua lokasi di Teheran. Disebutkan, asap terlihat di pusat kota sesaat terjadi ledakan.
Iran Balas Serangan Israel
Militer Israel mendeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya pada Sabtu (28/2), setelah Tel Aviv menggempur Teheran dan beberapa wilayah lainnya. Serangan-serangan rudal dari Iran itu mengaktifkan sirene peringatan serangan udara di beberapa wilayah Israel.
Angkatan Bersenjata Israel (IDF), nama resmi militer Israel, seperti dilansir AFP dan The Guardian, melaporkan bahwa sistem pertahanan dikerahkan untuk mencegat rudal-rudal tersebut.
"Beberapa saat yang lalu, sirene berbunyi di beberapa wilayah di seluruh negara ini menyusul terdeteksinya sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Negara Israel," demikian pernyataan IDF.
"Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," sebut IDF dalam pernyataannya.
"Saat ini, IAF (Angkatan Udara Israel) beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman-ancaman jika diperlukan, untuk menghilangkan ancaman tersebut," kata IDF.
Pesan peringatan dikirimkan melalui ponsel kepada masyarakat Israel untuk mengimbau mereka mencari perlindungan. "Dalam beberapa menit terakhir, komando garis depan telah mengirimkan arahan pencegahan langsung ke telepon seluler di area-area terdampak," imbuh pernyataan IDF tersebut.
