Nelayan Hilang di Bulukumba Ditemukan Selamat Terapung Pakai Cadik

Nelayan Hilang di Bulukumba Ditemukan Selamat Terapung Pakai Cadik

Nur Hidayat Said - detikSulsel
Jumat, 27 Feb 2026 22:13 WIB
Nelayan bernama Ahmad Iqbal (23) ditemukan selamat terapung di laut menggunakan cadik perahunya.
Foto: Nelayan bernama Ahmad Iqbal (23) ditemukan selamat terapung di laut menggunakan cadik perahunya. (Foto: Istimewa)
Bulukumba -

Nelayan bernama Ahmad Iqbal (23) yang sempat dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya ditemukan. Korban berhasil selamat setelah terapung di laut menggunakan cadik perahunya yang telah tenggelam.

"Iya, sudah ditemukan. Dalam kondisi baik, sehat," ujar Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Bulukumba Abdul Haris kepada detikSulsel, Jumat (27/2/2026).

Korban ditemukan oleh nelayan yang merupakan keluarganya sendiri di perairan Lemo-Lemo, Kecamatan Bontobahari. Ahmad Iqbal ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita setelah sempat hilang sejak Jumat (27/2) subuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ditemukan di perairan Lemo-Lemo, Kecamatan Bontobahari. Sekitar pukul 17.00 Wita," ungkap Haris.

Haris menjelaskan perahu yang digunakan korban sudah dalam keadaan tenggelam saat ditemukan. Beruntung korban berhasil bertahan dengan memanfaatkan cadik perahu sebagai pelampung.

ADVERTISEMENT

"Iya, sudah tenggelam perahunya itu. Nelayan (yang temukan), keluarganya (korban)," jelasnya.

Kini korban sudah kembali ke kediamannya dalam keadaan selamat dan sehat. Pihak BPBD Bulukumba berencana akan segera memberikan bantuan kepada korban.

"Sudah. Rencana kami akan beri bantuan," pungkas Haris.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan bernama Ahmad Iqbal dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bulukumba. Korban diduga hilang akibat cuaca ekstrem yang melanda perairan setempat.

"(Dugaan awal) cuaca ekstrem di tengah laut," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bulukumba Andi Hasbullah kepada detikSulsel, Jumat (27/2).

Hasbullah mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama 2 nelayan lainnya berangkat melaut menggunakan perahu masing-masing. Namun, hanya 2 orang yang berhasil kembali ke daratan sementara korban belum ditemukan.

"Informasi yang kami peroleh terdapat warga melaut berangkat 3 orang. Kembali 2 orang dan 1 lagi belum ada info," jelasnya.

Tiga nelayan tersebut berangkat dari arah Jalan Sungai Kapuas, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Jumat (27/2). Hasbullah menyebutkan peristiwa hilangnya korban diperkirakan terjadi saat subuh akibat angin kencang.

"Itu diperkirakan subuh. Laporannya tadi masuk jam 6 (pagi). Tadi kondisi waktu subuh tadi itu kecepatan angin yang luar biasa," ungkapnya.



(ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads