Kamis, 26 Februari 2026, bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-8. Bulan istimewa ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa harian Ramadhan yang dianjurkan.
Doa Ramadhan hari ke-8 berisi permohonan agar Allah memberikan sifat kasih sayang kepada anak yatim. Mengasihi anak yatim dan membantu orang yang membutuhkan, seperti memberi makan dan meringankan kesulitan mereka, adalah amalan yang melembutkan hati, membantu tercapainya cita-cita, dan sangat dicintai Allah.
Lantas, bagaimana bacaan doa Ramadhan hari ke-8? Berikut ini bacaan lengkapnya dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Ramadhan Hari ke-8
Berikut ini bacaan doa Ramadhan hari ke-8 dilansir dari buku 'Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan' oleh Nurhayati MA:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ§Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩ Ψ±ΩΨΩΩ ΩΨ©Ω Ψ§ΩΨ£ΩΩΩΨͺΩΨ§Ω Ω ΩΩ Ψ₯ΩΨ·ΩΨΉΩΨ§Ω Ω Ψ§ΩΨ·ΩΩΨΉΩΨ§Ω Ω ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΨ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ§Ω Ω ΩΩ Ψ΅ΩΨΩΨ¨ΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ±ΩΨ§Ω Ω Ψ¨ΩΨ·ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ Ω ΩΩΩΨ¬ΩΨ£Ω Ψ§ΩΩΨ’Ω ΩΩΩΩΩΩ
Allahumarzuqni fihi rahmatal-aytami, wa ithamith-thaam (i). Wa ifsya is salami, wa shubatal-kirami. Bithaulika ya maljaal amilin (a).
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku di dalam bulan Ramadhan berbelas kasih kepada anak-anak yatim, memberi makan kepada orang orang yang lapar, menebarkan salam dan berteman dengan orang orang yang saleh. Demi kemurahan-Mu, wahai Dambaan para pengharap."
Penjelasan tentang Doa Ramadhan Hari ke-8
Jika menginginkan cita-cita tercapai dan membuat hati menjadi lembut, kasihilah anak-anak yatim. Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kamu memiliki hati yang penuh kasih dan tercapai cita-citamu? Sayangilah anak yatim, usaplah kepala mereka (perlakukanlah mereka dengan lembut), dan berbagilah makanan dengan mereka, niscaya hatimu akan penuh kasih dan tercapai cita-citamu." (Nahjul Fashahah hadis nomor 28)
Rasulullah SAW juga bersabda, "Perbuatan yang sangat dicintai. Allah adalah memberi makan orang kelaparan, membayar utang orang yang terlilit utang, atau melepaskan beban orang yang tertimpa kesulitan." (Nahjul Fashahah hadis nomor 77)
(alk/alk)











































