2 Bocah Kakak-Adik di Polman Diserang 6 Anjing Liar Saat Cari Ikan di Sawah

Sulawesi Barat

2 Bocah Kakak-Adik di Polman Diserang 6 Anjing Liar Saat Cari Ikan di Sawah

Abdy Febriady - detikSulsel
Kamis, 19 Feb 2026 17:18 WIB
Ilustrasi anjing liar
Foto: Getty Images/Berk Ucak
Polewali Mandar -

Dua bocah bernama Padli (9) dan adiknya Alif (7) diserang 6 ekor anjing liar saat mencari ikan di areal persawahan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kedua korban kakak beradik itu kini dirawat intensif di rumah sakit.

"Adik kakak kasihan, lumayan parah lukanya akibat gigitan anjing. Sudah dibawa ke rumah sakit," ujar Kepala Desa Banua Baru, M Taufik kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (19/2/2026).

Serangan kawanan anjing yang gegerkan warga itu terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kamis (19/2) siang. Kedua korban saat kejadian sedang mencari ikan di areal persawahan dekat pemukiman warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi itu di sawah. Itu anak pergi tangkap ikan di saluran air sawah, di situlah digigit (anjing)," ungkap Taufik.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan kedua korban selamat berkat pertolongan seorang petani yang melintas di lokasi kejadian. Awalnya, petani tersebut sempat menduga kawanan anjing itu sedang menyeret bangkai.

"Kebetulan ada petani lewat langsung diusir itu anjing. Bayangkan, itu orang yang tolong sempat dikira bangkai itu yang dikeroyok, ditarik-tarik anjing ternyata anak kecil," terangnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Taufik menyebut anjing liar itu berjumlah enam ekor. Kawanan anjing itu terkenal ganas dan kerap muncul secara berkelompok.

"Bukan anjing gila, menurut warga di sini setiap malam itu muncul anjing keluar di kampung. Ganas baru bergerombol enam ekor," ucapnya.

Diakui Taufik, warga sedang berupaya mencari kawanan anjing liar itu. Selain menggunakan umpan yang diberi racun, warga juga menyiapkan senapan angin untuk melumpuhkan anjing liar tersebut.

"Tadi kita cari, kita bawakan senapan tapi tidak didapat. Nanti kita usahakan bisa diracun, sore ini baru dipasang racunnya karena itu anjing malam baru muncul," pungkasnya.



(hsr/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads