Doa Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah-Ajaran Ulama

Doa Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah-Ajaran Ulama

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 19 Feb 2026 07:30 WIB
Ilustrasi berdoa setelah sholat Tarawih dan witir.
Foto: Ilustrasi berdoa. (Liyaquath Ali Koottakkil/Pixabay)
Makassar -

Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, salah satunya melalui sholat Tarawih. Ibadah sunnah ini menjadi istimewa karena hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan.

Setelah melaksanakan sholat Tarawih, terdapat doa khusus yang dapat dipanjatkan untuk memohon diberikan kesempurnaan iman kepada Allah SWT. Doa ini dikenal di tengah masyarakat muslim Indonesia sebagai doa kamilin.

Selepas sholat Tarawih, umat Islam biasanya melanjutkan dengan sholat witir sebagai penutup rangkaian ibadah sholat malam. Pada pelaksanaannya, terdapat doa dan dzikir setelah witir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi umat Islam yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa sholat Tarawih dan witir yang sesuai sunnah serta ajaran ulama. Disimak, yuk!

Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih

Melansir buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Ibnu Watiniyah, berikut doa kamilin setelah sholat Tarawih:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَابِضِ مُؤذِيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِينَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ وَبِالْقَضَاءِ رَضِيْنَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَابِرِينَ، وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَ سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَمِنْ حُوْرِ الْعَيْنِ مُتَزَوجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَآبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَا بِكَ رَفِيقًا ، ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Arab Latin: Allaahummaj'alnaa bil iimaani kaamiliina wa lil fara'idhi mu'addiina wa lish-shalaati haafidzhiina waliz-zakaati faailiina walimaa 'indaka thaalibiina wa li'afwika raajiina wabil hudaa mutamassikiina wa'anil laghwi mu'ridhiina wafid dunyaa zaahidiina wafil akhirati raaghibiina wabil qadhaa'i raadhiina wabin na'maa'i syaakiriina wa 'alal bala'i shaabiriina wa tahta liwa'i sayyidinaa Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallama yaumal qiyaamati saa'iriina wa ilal haudhi waaridiina wa ilal jannati daakhiliina wa minan naari naajiina wa 'alaa sariiril karaamati qaa'idiina wa min hûril 'aini mutazawwijiina wamin sundusin wa istabraqin wadiibaajin mutalabbisiina wa min thaaamil jannati aakiliina wa min labanin wa 'asalin mushaffan syaaribiina bi akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iinin ma'al ladziina an'amta 'alaihim minan nabiyyiina wash shiddiiqiina wasy syuhada'i wash shaalihiina wa hasuna ulaaʻika rafiqan dzaalikal fadhlu minallaahi wakafaa billaahi 'aliiman wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga salat, menunaikan zakat, menuntut (mencari) segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk-Mu, terlepas (terhindar) dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akhirat serta tabah (sabar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada Hari Kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kita, Nabi Muhammad, dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di takhta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang saleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."

Doa Setelah Sholat Witir

Berikut aadalah doa setelah sholat witir berdasarkan hadits shahih riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, aan-Nasa'i, dan Ibnu Majah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.

Arab Latin: Allâhumma innî aʼûdzu biridhâka min sakhathika wa bi mu'âfâtika min 'uqûbatik, wa a'ûdzu bika minka lâ uhshî tsanâʻan 'alaika, anta kamâ atsnaita 'alâ nafsika.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri."

Kemudian, dilanjutkan dengan membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنَا صَادِقًا ، وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخْشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيرَنَا يَا اللهُ يَا اللهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرٍ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Arab Latin: Allaahumma inna nasʻaluka îmânan dâʻiman, wa nasʻaluka qalban khâsyi'an, wa nas'aluka 'ilman nâfi'an. Wa nasaluka yaqînan shâdiqan, wa nas'aluka 'amalan shâlihan, wa nas'aluka dînan qayyiman. Wa nas'aluka khairan katsîran. Wa nas'alukal 'afwa wal 'âfiyata, wa nasʻaluka tamâmal 'âfiyata, wa nasʻalukasy syukra 'alal âfiyati, wanasʻalukal ghina'a 'anin nâsi.

Allâhumma rabbanâ taqabbal minnâ shalâtanâ wa shiyâmanâ wa qiyâmanâ wa takhusy syu'anâ wa tadahrru'ana wa ta'abbudana wa tammim taqshîranâ yâ Allâhu, yâ Allâhu, yâ Allâhu yâ arhamar rahimîna.

Washallallahu 'al â khairi khalqihi Muhammadin wa 'al â âlihi wa shahbihi ajmaʼîna, wal hamdu lillâhi rabbil 'âlamîna.

Artinya: "Ya Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyuk, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia.

Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami salat kami, puasa kami, salat malam kami, kekhusyukan kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Zat Yang paling Penyayang di antara para penyayang.
Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."

Dzikir-Doa Setelah Sholat Witir Sesuai Sunnah

Selain doa di atas, terdapat bacaan dzikir dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Disadur dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan karya Abu Maryam Kautsar Amru, berikut bacaan dzikir atau doa setalah witir sesuai sunnah Rasul:

سُبْحَانَ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسِ (x۳)

Arab Latin: Subhânal malikul quddûs (dibaca 3x).

Artinya: "Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan." (HR an-Nasa'i dan Ahmad, shahih)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Arab Latin: Allahumma inni a'udzu bi ridhaoka min sakhotik wa bi mu'afaatika min 'uqubatik, wa a'udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an 'alaik, anta kamaa atsnaita 'ala nafsik.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri). (HR Abu Daud no 1427, Tirmidzi no 3566, an-Nasa'i no 1748 dan Ibnu Majah no 1179. Shahih)

Demikianlah bacaan doa setelah sholat Tarawih dan witir yang sesuai ajaran Rasulullah SAW serta para ulama. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads