Petani bernama Marthen Sonda (54) ditemukan tewas di areal persawahan di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan kondisi kepala bersimbah darah. Korban diduga meninggal usai terjatuh hingga kepalanya terbentur.
Marthen pertama kali ditemukan oleh seorang warga di persawahan di Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara pada Selasa (17/2) sekitar pukul 07.30 Wita. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan, luka di kepala diduga kuat terbentur di batu pada saat korban jatuh karena penyakit lama kambuh," ujar Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon kepada detikSulsel, Selasa (17/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruxon menjelaskan, korban sempat pamit untuk membersihkan sawah miliknya pada Senin (16/2). Keluarga baru memutuskan melakukan pencarian setelah korban tidak kunjung pulang.
"Korban berpamitan untuk membersihkan sawah miliknya. Keluarga menunggu sampai sore, korban tak kunjung kembali ke rumah. Akhirnya keluarga korban mencarinya," tuturnya.
Ruxon mengungkap, korban memiliki riwayat penyakit yakni hipertensi dan rematik. Namun Ruxon belum bisa memastikan penyebab kematian korban.
"Untuk kematiannya belum bisa dipastikan tapi korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan rematik. Nanti kita lihat di berita acara kematian atau hasil visum dokter," ujarnya.
Dia menambahkan, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menolak dilakukan autopsi.
"Biasanya untuk kepastian (penyebab kematian) harus diautopsi, tapi keluarga menolak dan sudah ikhlas atas kematian korban," imbuh Ruxon.
