Warga di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), digegerkan dengan kemunculan ular piton sepanjang 6 meter yang memangsa babi hutan. Hewan melata itu langsung ditebas parang hingga mati.
"Tadi malam itu ular langsung dipotong pakai parang dan mati," kata warga bernama Inal (20) kepada detikcom, Senin (16/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di Desa Lambale, Kecamatan Kulisusu Barat, Buton Utara pada Minggu (15/2) sekitar pukul 21.00 Wita. Inal mengatakan awalnya bermain bersama temannya di sekitar lokasi dan mendengar babi menjerit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami lagi main game, tiba-tiba bunyi suara babi menjerit," katanya.
Warga kemudian mencari sumber suara hingga ke area semak-semak di sekitar perkampungan. Warga lantas menemukan ular melilit babi hutan.
"Sudah kondisi dililit babinya, ukuran ularnya itu sekitar 6 meter lebih," terang Inal.
Dia mengungkapkan warga lalu berusaha membunuh ular itu menggunakan parang. Ia menuturkan warga sempat ragu karena ular berukuran besar.
"Besar sekali ularnya dan panjangnya sekitar 6 meter lebih, jadi warga sempat ragu. Tapi ada salah satu warga yang berani datang langsung potong di kepalanya," tuturnya.
Setelah dibunuh, ular tersebut langsung diserahkan kepada warga sebelah kampung. Sedangkan babi hutannya dijual dengan harga sekitar Rp 1 juta.
"Ular kita kasi saja warga ambil tapi kalau babinya karena langka dijual Rp 25 ribu per kilogram. Beratnya sekitar 40 kilogram. Jadi total sekitar Rp 1 juta," pungkasnya.
(hsr/hsr)











































