Gandeng Bappenas-BP Taskin, Bupati Lutra Siapkan 3 Jurus Lawan Kemiskinan

Gandeng Bappenas-BP Taskin, Bupati Lutra Siapkan 3 Jurus Lawan Kemiskinan

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Kamis, 12 Feb 2026 15:05 WIB
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim memaparkan program pengentasan kemiskinan untuk menggalang dukungan Bappenas dan BP-Taskin. Dokumen Istimewa
Foto: Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim memaparkan program pengentasan kemiskinan untuk menggalang dukungan Bappenas dan BP-Taskin. Dokumen Istimewa
Jakarta -

Bupati Luwu Utara (Lutra) Andi Abdullah Rahim menyiapkan tiga strategi untuk mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Ia pun menggandeng Bappenas dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) guna menggalang dukungan program pusat.

"Kami berupaya menggandeng 2 institusi pelat merah nasional yaitu Bappenas dan BP Taskin sebagai jembatan sekaligus supporting dalam mendorong kementerian terkait pengentasan kemiskinan untuk berkolaborasi menuntaskan kemiskinan di Luwu Utara," ujar Andi Rahim kepada detiksulsel, Kamis (12/2/2026).

Andi Rahim menemui perwakilan kedua lembaga tersebut di kantor BP-Taskin, Jakarta, Rabu (11/2). Dalam pertemuan itu, ia memaparkan tiga program utama sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan di Luwu Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Strategi pertama adalah mendorong pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin. Program ini diwujudkan melalui bantuan dan subsidi agar pendapatan masyarakat rentan dapat dialihkan ke hal yang lebih produktif.

"Pertama kami memaparkan bagaimana mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin melalui berbagai program bantuan dan subsidi untuk meringankan beban dan biaya hidup masyarakat," ujar Andi Rahim.

ADVERTISEMENT

"Fokus utama dari strategi ini adalah agar pendapatan yang dimiliki kelompok masyarakat rentan tidak habis hanya untuk kebutuhan dasar, sehingga mereka dapat mengalokasikan sumber daya yang ada untuk kebutuhan lain yang lebih produktif," sambungnya.

Strategi kedua ialah pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi pesisir. Pemkab Lutra menilai potensi garis pantai sepanjang 72,65 kilometer dapat dioptimalkan untuk mendukung upaya tersebut.

"Kita paparkan juga soal potensi kawasan garis pantai yang memungkinkan dilakukannya pengembangan produk-produk laut, seperti rumput laut, ikan kerapuh, lobster dan aneka produk laut lainnya, termasuk pembuatan keramba untuk ikan laut," jelasnya

"Panjang garis pantai kita kan kurang lebih 72,65 KM. Sehingga sangat cocok dilakukan berbagai upaya pengembangan dan pengelolaan jenis produk laut disepanjang kawasan garis pantai kita," tambahnya.

Strategi ketiga adalah pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan dasar di wilayah miskin ekstrem. Menurutnya, perbaikan infrastruktur dapat mendorong pemerataan perputaran ekonomi.

"Strategi ketiga ini tentunya bertujuan agar wilayah-wilayah atau kantong-kantong kemiskinan tersebut tak lagi terisolasi atau tertinggal dalam hal kualitas hidup dan layanan dasar," bebernya.

"Kami berharap hal yang kami perjuangkan ini tidak hanya memberi ikannya saja, tetapi juga kailnya. Sehingga fokus kami di Luwu Utara ini adalah memastikan data masyarakat miskin benar-benar akurat berdasarkan by name by address, sehingga intervensi program tepat sasaran," tutupnya.



(hmw/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads