Tanggal 12 Februari 2026 Memperingati Apa? Cek Daftar Peringatannya di Sini!

Tanggal 12 Februari 2026 Memperingati Apa? Cek Daftar Peringatannya di Sini!

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 12 Feb 2026 05:45 WIB
Ilustrasi kalender hari besar yang diperingati pada tanggal 12 Februari.
Foto: Ilustrasi kalender hari besar yang diperingati pada tanggal 12 Februari. (upklyak/Freepik)
Makassar -

Setiap tanggal dalam kalender menyimpan makna dan peringatan tertentu di berbagai belahan dunia, termasuk hari ini, 12 Februari 2026. Lantas, tanggal 12 Februari memperingati hari apa saja?

Sedikitnya ada tiga momen penting dan menarik yang diperingati pada hari ini. Tiga peringatan tersebut adalah Hari Internasional Menentang Penggunaan Tentara Anak, Hari Persatuan di Myanmar, dan Hari Berbagi Hati di Amerika Serikat.

Nah, untuk mengetahui makna serta sejarah di balik masing-masing peringatan tersebut, simak penjelasan selengkapnya yang dilansir dari National Today berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Hari Internasional Menentang Penggunaan Tentara Anak

Hari Internasional Menentang Penggunaan Tentara Anak atau International Day Against the Use of Child Soldiers yang diperingati setiap 12 Februari juga dikenal sebagai Hari Tangan Merah. Peringatan ini bertujuan mengajak dunia untuk menghentikan pelibatan anak-anak dalam konflik bersenjata.

Konflik bersenjata merupakan bagian dari sejarah panjang umat manusia yang turut membentuk dunia seperti sekarang. Namun, di balik itu, konflik selalu meninggalkan kekerasan dan korban jiwa dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun kerap dilibatkan dalam peperangan, terutama di wilayah yang dilanda konflik. Banyak dari mereka yang tidak memiliki pilihan lain untuk menolak terlibat.

Anak-anak yang tidak memiliki pekerjaan atau keluarga lebih mudah direkrut. Mereka dianggap tidak membutuhkan biaya sebanyak tentara dewasa, lebih mudah dikendalikan, dan bahkan diperlakukan sebagai pihak yang dapat dikorbankan.

Memasuki era modern, perlindungan terhadap anak dalam konflik bersenjata mulai diperkuat melalui hukum internasional. Meski demikian, sejumlah negara seperti Afrika dan Asia, masih melibatkan anak-anak dalam operasi militernya.

Pada tahun 2002, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Protokol Opsional Konvensi tentang Hak-Hak Anak tentang Keterlibatan Anak dalam Konflik Bersenjata sebagai penguatan perlindungan tersebut. Untuk mendukung kampanye ini, berbagai organisasi anak dan Hak Asasi Manusia (HAM) kemudian memperingati Hari Internasional Menentang Penggunaan Tentara Anak dengan simbol tangan merah sebagai penolakan atas ketidakadilan yang dialami anak-anak.

2. Hari Persatuan di Myanmar

Hari Persatuan atau Union Day diperingati setiap 12 Februari di Myanmar untuk mengenang bersatunya wilayah-wilayah Burma di bawah kepemimpinan Bogyoke Aung San. Peringatan ini juga menjadi simbol berakhirnya 300 tahun perang saudara dan penjajahan Inggris di negara tersebut.

Sejarah Hari Persatuan berawal dari Konferensi Panglong pada tahun 1947, yang digelar menjelang kemerdekaan Myanmar dari Inggris. Konferensi ini menjadi momen penting dalam menyatukan beragam kelompok etnis untuk membentuk satu negara yang utuh.

Pada 1886, Myanmar yang saat itu dikenal sebagai Burma berada di bawah pemerintahan Inggris dengan sistem yang membedakan wilayah pusat dan daerah-daerah etnis. Perbedaan perlakuan tersebut membuat upaya membangun persatuan antarwilayah menjadi tantangan besar.

Setelah Perang Dunia II, pemimpin pemerintahan sementara Burma Jenderal Aung San mengundang para pemimpin etnis dari wilayah Shan, Kachin, dan Chin untuk membahas masa depan Burma yang kini dikenal bernama Myanmar. Pada 12 Februari 1947, mereka menandatangani Perjanjian Panglong yang menuntut kemerdekaan penuh bagi seluruh wilayah Myanmar.

Perjanjian tersebut menjadi tonggak penting yang membuka jalan bagi kemerdekaan Myanmar pada Januari 1948. Perjanjian ini juga memberikan hak kepada para pemimpin etnis untuk memisahkan diri apabila merasa tidak puas dengan negara baru yang dibentuk.

Di sisi lain, Aung San tidak sempat menyaksikan Myanmar meraih kemerdekaan karena terbunuh pada 19 Juli 1947, beberapa bulan sebelum kemerdekaan Myanmar. Setelah itu, pada 1962, Myanmar memasuki masa pemerintahan militer yang panjang, dan pada tahun 1989 nama negara Burma resmi diubah menjadi Myanmar.

3. Hari Berbagi Hati di Amerika Serikat

Hari Berbagi Hati atau Giving Heart Day menjadi salah satu peringatan menarik yang dirayakan setiap Kamis kedua pada bulan Februari. Pada tahun 2026, perayaan ini jatuh pada tanggal 12 Februari.

Hari Berbagi Hati merupakan kesempatan untuk mengajak masyarakat berdonasi kepada organisasi amal dan orang-orang yang membutuhkan. Peringatan ini menjadi cara sederhana untuk menunjukkan kepedulian dan rasa belas kasih kepada sesama.

Sejarah Hari Berbagi Hati bermula pada tahun 1960-an, ketika sekelompok dokter dan tokoh masyarakat membentuk sebuah rumah sakit bernama Dakota Medical Foundation (DMF). Rumah sakit tersebut berkembang menjadi salah satu pusat layanan kesehatan yang cukup mapan pada masanya.

Pada 1990-an, DMF menjual sebagian kepemilikan rumah sakit kepada sebuah organisasi nirlaba di Houston. Beberapa tahun kemudian, sisa kepemilikan lainnya turut dijual kepada organisasi yang sama.

Selanjutnya pada awal tahun 2000-an, DMF mulai membentuk lembaga amal di bawah naungan yayasan tersebut. Pada tahun 2005, DMF mendirikan Impact Foundation dengan tujuan untuk membantu pendanaan usaha sosial dan memberikan pinjaman kepada lembaga amal.

Pada 2008, DMF bersama Impact Foundation meluncurkan Hari Berbagi Hati sebagai acara khusus untuk mendorong masyarakat berdonasi sebanyak mungkin. Sejak saat itu, Hari Berbagi Hati diperingati setiap Kamis kedua bulan Februari sebagai ajakan berbagi dan memberi dampak nyata bagi banyak orang.

Demikian informasi mengenai hari penting dan menarik yang diperingati pada 12 Februari. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads