Sebanyak 20 rumah warga yang tersebar di empat desa di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, rusak akibat angin puting beliung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo juga mencatat satu pohon tumbang akibat angin kencang.
"Iya, ada angin kencang puting beliung. Ada rumah warga yang terdampak rusak dan ada satu pohon tumbang," ujar Analis Kebencanaan BPBD Gorontalo, Moh Tahir Laendeng kepada detikcom, Selasa (10/2/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (9/2) sekitar pukul 13.00 Wita. Empat desa terdampak angin puting beliung di Kecamatan Tibawa, yakni Desa Datahu, Desa Isimu Raya, Desa Isimu Selatan, Desa Dunggala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini data sementara desa yang terdampak Desa Datahu ada 4 rumah, Desa Isimu Raya 13 rumah, Desa Isimu Selatan 2 rumah, dan Desa Dunggala 1 rumah," terangnya.
Dia menyebut Desa Isimu Raya yang paling banyak karena ada 13 rumah warga yang rusak. Sisanya tersebar di Desa Datahu 4 rumah, Desa Isimu Selatan 2 rumah, Desa Dunggala 1 rumah.
"Iya, yang rusak sedang sampai ringan dan berat karena menimpa atap. Dan hanya satu rumah warga di Desa Isimu Raya tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang," bebernya.
Dia menambahkan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat bencana tersebut. BPBD kini masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak.
"Tidak ada korban jiwa sampai saat ini, cuma kerusakan rumah saja," jelasnya.
Tahir mengimbau warga untuk tetap waspada. Dia meminta masyarakat tetap waspada akan ancaman bencana di tengah cuaca ekstrem.
"Kami mengimbau masyarakat untuk hati-hati tetap waspada dan siaga mengantisipasi dampak angin kencang dan segera melaporkan kejadian bencana," tambahnya.
