Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Api Awu di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), berstatus waspada. Warga diminta agar tidak beraktivitas di dalam radius 3,5 kilometer.
Berdasarkan pengamatan pada periode 4 Februari 2026, Gunung Api Awu umumnya memiliki kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur.
"Suhu udara 19-31 °C dan kelembaban udara 66-79 %," tulis laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Awu yang diterima detikcom, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara berdasarkan pengamatan visual, Gunung Api Awu statusnya kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.
"Gunung Api Awu Level II (Waspada)," tambahnya.
Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Api Awu, maka PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 3,5 kilometer dari kawah puncak G. Awu.
"Masyarakat di sekitar Gunung Api Awu diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas Gunung Api Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat harap mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe," tutupnya.
(ata/hsr)











































