Tanggal 5 Februari memperingati sejumlah momen penting, baik nasional maupun internasional. Tanggal 5 Februari memperingati sejumlah momen penting, baik nasional maupun internasional. Peringatan tersebut mencakup organisasi kemahasiswaan, sejarah perjuangan, hingga perayaan bertema kuliner.
Lantas, tanggal 5 Februari memperingati apa?
Secara nasional tanggal 5 Februari memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 di Indonesia dan Hari Pembebasan San Marino. Selain itu secara internasional ada Hari Clash Internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beragam peringatan ini memiliki latar belakang sejarah dan makna yang berbeda. Nah, berikut ulasan masing-masing peringatannya!
HUT HMI ke-79
Melansir laman resminya, sebelum berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), terlebih dahulu terbentuk organisasi kemahasiswaan bernama Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) pada tahun 1946. PMY beranggotakan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta, yakni Sekolah Tinggi Teknik (STT), Sekolah Tinggi Islam (STI), dan Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada.
Dalam perkembangannya, PMY dinilai tidak lagi mewakili kepentingan mahasiswa yang menjunjung nilai-nilai keislaman serta dianggap didominasi oleh pengaruh Partai Sosialis. Kondisi tersebut mendorong Lafran Pane, mahasiswa Fakultas Hukum Sekolah Tinggi Islam (kini Universitas Islam Indonesia), untuk memprakarsai gagasan pendirian organisasi mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Setelah melalui sejumlah pertemuan yang tidak membuahkan kesepakatan, Lafran Pane kemudian menginisiasi rapat mendadak. Pada tanggal 5 Februari 1947, bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1366 Hijriah, Lafran Pane memasuki salah satu ruang kuliah Sekolah Tinggi Islam di Jalan Setyodiningratan 30, (kini Jalan Senopati, Yogyakarta) dan langsung memimpin rapat.
Dalam rapat tersebut, Lafran Pane menyampaikan bahwa hari itu merupakan rapat pembentukan organisasi Mahasiswa Islam karena seluruh persiapan telah selesai. Ia kemudian meminta Husein Yahya untuk memberikan sambutan, namun permintaan tersebut ditolak karena yang bersangkutan belum memahami tujuan rapat tersebut.
Lafran Pane menegaskan bahwa rapat tersebut bukan lagi untuk memperdebatkan perlu atau tidaknya pendirian organisasi Mahasiswa Islam, melainkan sebagai rapat pembentukan organisasi yang anggaran dasarnya telah disiapkan. Ia juga menekankan bahwa berbagai bentuk penolakan tidak akan menghalangi berdirinya organisasi Mahasiswa Islam. Pada akhirnya, seluruh peserta rapat menyatakan sepakat.
Oleh karena itu, ditetapkanlah hari Rabu Pon 1878, bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1366 Hijriah atau tanggal 5 Februari 1947, sebagai hari berdirinya HMI. Berdasarkan informasi dari akun Instagram @officialpbhmi, tahun 2026 menjadi peringatan HUT HMI ke-79 yang mengusung tema "Khidmat HMI untuk Indonesia."
Hari Pembebasan San Marino
Selain di Indonesia, pada tanggal 5 Februari juga memperingati Hari Pembebasan San Marino. San Marino dikenal sebagai salah satu republik terkecil di dunia, namun memiliki sejarah panjang dalam mempertahankan kemerdekaannya.
Meski berada di Eropa yang wilayahnya kerap dilanda perebutan kekuasaan, San Marino hanya beberapa kali mengalami serangan sepanjang sejarahnya.
Serangan pertama terjadi pada tahun 1503, ketika Cesare Borgia atau yang dikenal dengan sebutan Valentino menginvasi San Marino dan mengancam kemerdekaannya. Namun, rencana tersebut gagal setelah Cesare Borgia meninggal dunia pada tahun 1507.
Sekitar dua abad kemudian, San Marino kembali diserang oleh Kardinal Italia, Giulio Alberoni. Pada 17 Oktober 1739, Alberoni berhasil menguasai San Marino dengan tujuan memperluas wilayah kekuasaan Negara Kepausan.
Pemerintahannya yang bersifat represif memicu penolakan dari rakyat San Marino, yang kemudian mengajukan protes dan banding ke Vatikan. Paus Clement XII akhirnya mengabulkan permohonan tersebut dan secara resmi mengakui kembali kedaulatan San Marino pada 5 Februari 1970.
Sehingga tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Pembebasan San Marino. Tanggal 5 Februari juga bertepatan dengan peringatan Santa Agata, seorang martir Kristen yang menjadi santa pelindung San Marino sejak abad pertengahan.
Hingga kini, Hari Pembebasan dirayakan dengan berbagai upacara kenegaraan dan prosesi meriah, termasuk arak-arakan dari Borgo Maggiore menuju ibu kota San Marino.
Hari Clash Internasional
Selain perayaan nasional, tanggal 5 Februari 2026 juga terdapat peringatan internasional yakni Hari Clash Internasional. Peringatan ini diperingati setiap tanggal 5 Februari, kecuali tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu atau Minggu.
Peringatan ini ditujukan untuk mengenang dan merayakan pengaruh besar band punk-rock legendaris The Clash, yang berperan penting dalam perkembangan musik dunia setelah tahun 1977. Musik The Clash memberikan dampak luas pada berbagai genre, mulai dari reggae, pop, disko, punk, rock, rap, hingga musik dunia.
Awal mula terbentuknya The Clash tidak terlepas dari keberadaan band London SS. Dari band tersebut muncul sejumlah musisi, seperti Mick Jones, Paul Simonon, dan Keith Levene, yang kemudian menjadi bagian penting dalam skena punk Inggris.
Mick Jones dan Paul Simonon kemudian bergabung dengan Joe Strummer, mantan vokalis band 101'ers, untuk membentuk The Clash pada tahun 1976. Joe Strummer sendiri terinspirasi oleh band Sex Pistols untuk terjun ke genre punk-rock.
Keith Levene sempat menjadi anggota pendiri, namun keluar karena masalah pribadi. Posisi drummer kemudian diisi oleh Terry Chimes, sebelum akhirnya digantikan oleh mantan drummer jazz, Nick "Topper" Headon. Band ini dikelola oleh Bernard Rhodes, yang sebelumnya juga terlibat dalam manajemen Sex Pistols. Formasi klasik The Clash terdiri dari Joe Strummer, Mick Jones, Paul Simonon, dan Topper Headon.
Dengan formasi tersebut, The Clash melakukan tur ke berbagai belahan dunia dan merilis lima album yang kemudian dianggap sebagai karya klasik. Setelah berbagai pergantian pemain, setelah tur terbatas di Inggris, band ini resmi bubar pada tahun 1986.
Hari Clash Internasional dimulai sebagai gerakan organik pada 7 Februari 2013, ketika John Richards, penyiar radio dari stasiun radio KEXP yang berbasis di Washington, memutar lagu-lagu The Clash sepanjang hari. Aksi ini mendapat respons luas dan berkembang menjadi gerakan global, ditandai dengan beredarnya video viral yang menceritakan awal mula peringatan tersebut.
Sejak saat itu, Hari Clash Internasional diakui secara resmi oleh sejumlah kota, seperti Vancouver, Seattle, dan Austin. Pada peringatan tahun 2021, KEXP menayangkan daftar putar khusus berisi lagu-lagu The Clash atau karya musisi yang terinspirasi oleh mereka, serta diskusi mendalam tentang pengaruh band tersebut.
Penyiar radio dari mitra KEXP di Amerika Latin, termasuk Argentina, Chili, Kolombia, dan Meksiko, turut membahas nilai dan etos The Clash. The Clash membawa pesan kuat melalui musik mereka, yakni menentang fasisme, kekerasan, dan rasisme, serta mendukung kreativitas dan kesadaran sosial.
Nilai-nilai inilah yang terus dikenang dan dirayakan dalam Hari Clash Internasional.
Itulah ulasan mengenai peringatan yang dirayakan pada 5 Februari 2026. Semoga menambah wawasan ya, detikers!
(urw/urw)











































