Kaesang soal Pilkada Lewat DPRD: PSI Satu Suara dengan Rakyat Indonesia

Kaesang soal Pilkada Lewat DPRD: PSI Satu Suara dengan Rakyat Indonesia

Sahrul Alim - detikSulsel
Kamis, 29 Jan 2026 15:57 WIB
Kaesang soal Pilkada Lewat DPRD: PSI Satu Suara dengan Rakyat Indonesia
Foto: Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. (dok. YouTube PSI)
Makassar -

Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berbicara soal wacana pilkada melalui DPRD saat menghadiri Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kaesang menegaskan PSI akan bersama dengan rakyat dalam menentukan sistem Pemilu.

"Salah satu isu yang cukup panas mungkin beberapa minggu atau satu bulan yang lalu, yaitu mengenai pilkada langsung atau pilkada yang dipilih DPRD. Bangsa ini sudah memulai pemilihan kepala daerah sejak tahun 2005, artinya hampir 20 tahun kita menjalani proses demokrasi," kata Kaesang dalam sambutannya di hadapan peserta Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1/2026).

Kaesang mengatakan bangsa Indonesia terus belajar dan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pemilu yang telah berjalan. Dia mengaku sistem pemilu sudah mengalami berbagai macam perubahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus jujur mengaku pemilihan langsung masih memiliki berbagai kekurangan mulai dari praktik politik amplop, hingga persoalan ambang batas pencalonan yang awal mulanya berbasis kursi, lalu diubah menjadi ambang batas persoalan suara sah partai politik," jelasnya.

"Pesan utamanya jelas bangsa ini terus belajar memperbaiki sistem pemilihannya. Perubahan demi perubahan dilakukan agar sistem demokrasi kita mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan berpihak kepada masyarakat Indonesia," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Kaesang lantas menegaskan sikap PSI di balik wacana pilkada melalui DPRD. Dia menegaskan rakyat menjadi kunci utama dalam menentukan sistem pemilu ke depan dan PSI akan sejalan dengan harapan masyarakat.

"Dalam konteks ini PSI berpandangan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam menentukan sistem pemilu kita seperti apa ke depannya," tegas Kaesang.

Kaesang menyadari belum ada kadernya yang duduk menjadi perwakilan di DPR RI untuk menyuarakan sikap PSI di tengah revisi Undang-Undang Pilkada. Kendati begitu, dia kembali menegaskan PSI satu suara dengan rakyat.

"Meskipun PSI saat ini belum memiliki kewenangan menentukan sikap di Senayan terkait revisi undang-undang-undang, namun saya tegaskan, sikap PSI akan selalu satu suara dengan rakyat Indonesia," jelasnya.




(sar/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads