Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Madya. Penghargaan itu diberikan setelah Pemprov Sulbar mengakomodir 99,43 persen warganya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menerima langsung penghargaan UHC yang diserahkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (27/1) kemarin. Cakupan JKN Sulbar melampaui target nasional 98 persen.
"Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena kendala biaya," ujar Suhardi Duka dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, dalam memperluas cakupan dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat meski di tengah keterbatasan anggaran. SDK menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Selain itu, lanjut SDK, keberhasilan tersebut merupakan wujud konsistensi Sulbar dalam mengalokasikan anggaran kesehatan dan melakukan inovasi pendaftaran JKN hingga ke wilayah pelosok.
"Hampir seluruh masyarakat Sulbar kini telah memiliki perlindungan kesehatan yang setara," ucap mantan Bupati Mamuju dua periode itu.
SDK juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih besar. Ia menyebut fokus selanjutnya adalah meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan dan menyederhanakan sistem rujukan agar manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
