Rekrutmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tamtama 2026 resmi dibuka. Pembukaan rekrutmen kali ini kembali memberikan kesempatan kepada generasi muda bangsa yang ingin berkarier di dunia militer dan mengabdi kepada negara.
Dilansir dari akun Instagram resmi Kodam XXI/Radin Inten, pendaftaran penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) gelombang 1 tahun 2026 telah dibuka sejak 23 Desember 2025. Adapun proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen TNI AD.
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta perlu mengetahui jadwal, persyaratan yang harus dipenuhi, serta tata cara pendaftarannya. Untuk memudahkan, berikut detikSulsel menyajikan informasi lengkap terkait rekrutmen TNI AD Tamtama 2026 di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disimak, yuk!
Jadwal Pendaftaran TNI AD Tamtama Gelombang I 2026
Proses pendaftaran Tamtama TNI AD berlangsung selama kurang lebih 38 hari, yakni mulai 23 Desember 2025 hingga 29 Januari 2026. Kemudian proses validasi atau pendaftaran ulang akan dilakukan pada tanggal 6-31 Januari 2026.
Agar lebih jelas, berikut rincian jadwal pendaftaran Tamtama TNI AD 2026:
- Jadwal pendaftaran online: 23 Desember 2025-29 Januari 2026
- Validasi: 6-31 Januari 2026
Syarat Pendaftaran TNI AD Gelombang I 2026
Laman resmi Rekrutmen TNI AD hingga kini belum memperbarui informasi terkait penerimaan TNI AD Tahun Anggaran 2026. Meski demikian, persyaratan rekrutmen tahun sebelumnya bisa dijadikan acuan bagi calon pendaftar agar bisa mempersiapkan diri.
Melansir dari laman resmi Rekrutmen TNI AD, berikut persyaratan pendaftaran TNI AD tahun 2025:
A. Syarat umum
- Warga Negara Indonesia;
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan);
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945;
- Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal berusia 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 4 Maret 2025;
- Tidak memiliki catatan kriminalitas dalam data Kepolisian Republik Indonesia;
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata;
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
B. Syarat Lain
- Pria;
- Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
- Memiliki ijazah minimal tingkat SMA/MA/SMK dari sekolah negeri maupun swasta yang terakreditasi (berlaku ijazah Paket untuk salah satu tingkat ijazah) tanpa persyaratan nilai minimal;
- Belum pernah menikah dan siap tidak menikah selama pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai Dikma;
- Tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan seimbang;
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun;
- Bersedia membayar kembali 10 kali lipat biaya yang telah dikeluarkan oleh negara, apabila menolak atau mengundurkan diri dari sebelum pengangkatan menjadi prajurit TNI;
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
- Mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, litpers, dan psikologi.
C. Syarat Tambahan
- Memiliki surat persetujuan orang tua/wali;
- Orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun;
- Orang yang ditunjuk sebagai wali berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses Disdukcapil;
- Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud dan transkrip nilai yang sudah disesuaikan dengan regulasi negara Indonesia;
- Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak bertindik/memiliki bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua adat/suku);
- Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN dan akan dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari Dikma jika melanggar.
D. Syarat Prestasi
- Peserta diperbolehkan untuk menyertakan sertifikat, piagam, atau surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional dengan kriteria juara 1, 2 dan 3 sebagai nilai tambah dalam pelaksanaan Rik/Uji dan sidang pemilihan, namun tidak menjamin kelulusan.
Tata Cara Pendaftaran Tamtama PK TNI AD 2026
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pendaftaran Tamtama PK TNI AD 2026 hanya dilakukan melalui laman resmi yang disediakan TNI AD, yakni https:/ad.rekrutmen-tni.mil.id. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Pertama, buka laman resmi Rekrutmen TNI AD di https:/ad.rekrutmen-tni.mil.id;
- Klik menu 'Tamtama', lalu pilih 'Daftar/Registrasi';
- Selanjutnya isi formulir pendaftaran dengan data yang benar dan lengkap, kemudian klik 'Daftar';
- Setelah mendaftar, cetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup;
- Dokumen tersebut kemudian dibawa ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal yang tertera di formulir daftar online;
- Di lokasi, panitia akan melakukan pemeriksaan awal dan validasi data;
- Calon peserta yang memenuhi syarat akan dinyatakan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi;
- Setelah terdaftar, panitia akan menjelaskan tata cara pengisian blanko dinas, blangko Rikmin dan blanko riwayat hidup untuk nantinya dibawa pada saat pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda;
- Peserta nantinya akan mendapat jadwal seleksi tingkat Panda dari panitia.
Demikianlah informasi mengenai rekrutmen Tamtama PK TNI AD gelombang I 2026. Semoga membantu!
(urw/urw)











































