Amerika Serikat Serang Venezuela: Trump Ungkap Presiden Maduro Ditangkap

Tim detikNews - detikSulsel
Sabtu, 03 Jan 2026 18:40 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Foto: AFP/MANDEL NGAN
Washington DC -

Rentetan ledakan dilaporkan terdengar di area Caracas, ibu kota Venezuela. Ledakan itu rupanya rentetan serangan dari Amerika Serikat (AS).

Dilansir detikNews, rentetan serangan itu diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump. Trump mengklaim negaranya secara sukses melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari.

"Amerika Serikat telah berhasil melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela," ucap Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Sabtu (3/1/2026).


Pernyataan ini mengonfirmasi tuduhan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang menyebut serangan itu datang dari AS. Washington disebut melancarkan rentetan serangan terhadap instalasi militer dan sipil di beberapa wilayah Venezuela.

Dalam pernyataannya, Trump juga menyebut Maduro dan istrinya "berhasil ditangkap" dan telah "diterbangkan" ke luar Venezuela. Trump tidak menjelaskan lebih lanjut soal penangkapan Maduro tersebut.

Dia hanya menyatakan bahwa operasi militer di Venezuela ini dilaksanakan bekerja sama dengan otoritas penegak hukum AS. Disebutkan Trump bahwa konferensi pers akan digelar pada Sabtu (3/1) siang waktu AS di kediamannya Mar-a-Lago di Florida.

"Detail lebih lanjut akan menyusul," sebut Trump.

Simak Video "Video Trump: Akan Bijaksana Jika Maduro Mundur dari Presiden Venezuela"


(asm/nvl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork