Wisatawan Berlarian Saat Sungai Desa Tampa di Luwu Mendadak Meluap

Wisatawan Berlarian Saat Sungai Desa Tampa di Luwu Mendadak Meluap

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Jumat, 02 Jan 2026 16:46 WIB
Wisatawan Berlarian Saat Sungai Desa Tampa di Luwu Mendadak Meluap
Foto: Masyarakat memperingatkan pengunjung menghindar saat sungai di Desa Tampa, Kabupaten Luwu, meluap. (dok. Istimewa)
Luwu -

Masyarakat digegerkan dengan air sungai di Desa Tampa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mendadak meluap. Sejumlah wisatawan yang sedang mandi di sungai tersebut berlarian setelah mendapat peringatan dari warga.

Peristiwa yang viral di media sosial itu dilaporkan pada Kamis (1/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu mengaku tidak mendapat laporan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Kejadiannya di Tampa, tidak ada ji korban karena cepat ji naik dan saling memperingatkan orang-orang bahwa air sungai naik," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Luwu, Karyadi kepada detikSulsel, Jumat (2/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, seorang warga Desa Tampa bernama Rahim mengaku kejadian itu baru kembali terjadi. Dia menduga sungai meluap karena curah hujan yang tinggi di hulu.

"Saya cuma lihat di video, cuma jarang terjadi itu di kampung, barusan lagi. Biasa dulu begitu kalau hujan di gunung (hulu) deras," jelas Rahim.

ADVERTISEMENT

Menurut Rahim, luapan sungai biasanya diikuti dengan potongan kayu. Situasi ini dinilai berbahaya bagi masyarakat jika tidak cepat menghindar.

"Biasanya meluap 1-2 meter dan banyak potongan ranting kayu na bawa," tambah Rahim.

Dari video beredar di media sosial. tampak air sungai yang meluap secara tiba-tiba. Sejumlah warga berada di pinggir sungai saat situasi itu.

Mereka kemudian meneriaki warga dari kejauhan. Masyarakat memperingatkan pengunjung lainnya yang masih asyik berenang agar segera naik daratan.

Pengunjung yang asyik berenang kemudian berlarian. Mereka berlarian menuju ke pinggiran sungai dan mencari lokasi yang aman.




(sar/ata)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads