Pemkab Soppeng Teken MoU dengan Kemenkes soal Pemerataan Tenaga Kesehatan

Pemkab Soppeng Teken MoU dengan Kemenkes soal Pemerataan Tenaga Kesehatan

Agung Pramono - detikSulsel
Jumat, 29 Agu 2025 15:30 WIB
Bupati Soppeng Suwardi Haseng saat menandatangani memorandum of understanding (MOU) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Foto: Bupati Soppeng Suwardi Haseng saat menandatangani MoU dengan Kementerian Kesehatan. (dok. istimewa)
Soppeng -

Pemkab Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) menandatangani memorandum of understanding (MOU) atau nota kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Penandatanganan itu terkait pemerataan tenaga kesehatan spesialis di daerah.

"Kami di daerah tentu sangat berkepentingan dengan adanya pemerataan tenaga medis spesialis. Kegiatan ini memberi semangat baru bagi kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, dan itu salah satu prioritas kami," kata Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Suwardi awalnya menghadiri undangan Kementerian Kesehatan pada acara pembukaan The 2nd International Conference on Advancing Post Graduate Medical Education (PGME) 2025 di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (27/8). Konferensi internasional itu mengangkat tema "Aligning Standards, Strengthening Systems, Empowering Future Specialists".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suwardi mengatakan, agenda ini menjadi forum penting dalam memperkuat sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta mitra strategis guna percepatan pemerataan tenaga medis spesialis di Indonesia. Penandatanganan itu dapat mempercepat akses masyarakat dalam mendapat layanan kesehatan.

"Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas. Kehadiran pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Soppeng menjadi wujud komitmen dalam mendukung program nasional pemerataan tenaga medis spesialis," katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan, Pratikno mengatakan pemerintah terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas dokter spesialis di seluruh Indonesia. Dia juga memberikan apresiasi terhadap daerah yang telah menunjukkan komitmennya.

"Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada daerah yang menunjukkan komitmen nyata dalam peningkatan pendidikan kedokteran spesialis. Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter spesialis, tetapi yang tak kalah penting adalah pemerataan distribusinya di berbagai daerah," ucapnya.




(hsr/asm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads