Hari Senin menjadi salah satu waktu utama dalam melaksanakan puasa sunnah, termasuk di bulan Rajab. Nah bagi yang melaksanakannya, berikut ini doa buka puasa Senin di bulan Rajab yang dapat diamalkan.
Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama, pelaksanaan puasa Rajab dianjurkan untuk dilaksanakan pada hari-hari yang utama agar pahalanya besar. Imam al-Ghazali memberikan saran, sebagaimana yang tercantum dalam kitab Ihya Ulumuddin, juz 3 halaman 432, bahwa sebaiknya puasa Rajab dilaksanakan pada saat bertepatan hari-hari utama agar pahalanya lebih besar. Seperti pada ayyΓ’mul bidh (tanggal 13, 14, dan 15), hari Senin, hari Kamis, dan hari Jumat.
Setelah seharian berpuasa, tentunya umat muslim akan mengakhirinya dengan berbuka. Sebagaimana ibadah lainnya, terdapat doa yang mengiringi berbuka puasa dan tentunya dianjurkan untuk membacanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah bagi detikers yang sedang melaksanakan puasa Senin di bulan Rajab, berikut adalah doa buka puasa Senin di bulan Rajab yang dapat dilafalkan.
Yuk, dicatat!
Doa Buka Puasa Senin di Bulan Rajab
Doa buka puasa Senin di bulan Rajab dengan puasa Senin di bulan lainnya sebetulnya sama. Adapun bacaan dan doa berbuka puasa memiliki beberapa versi yang dijelaskan dari berbagai keterangan hadits.
Berikut adalah doa berbuka puasa menurut beberapa sahabat Nabi yang dilansir dari laman Nahdlatul Ulama.
Doa Buka Puasa Senin di Bulan Rajab #1
Doa berbuka puasa menurut riwayat Mu'adz bin Zuhrah
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu
Artinya: Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka. (HR.Abu Daud)
Doa Buka Puasa Senin di Bulan Rajab #2
Doa berbuka puasa Rajab menurut riwayat Abdullah bin 'Umar.
Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ
Arab Latin: Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah
Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah.
Doa Buka Puasa Senin di Bulan Rajab #3
Dalam Kitab Fathul Mu'in juz 2 halaman 279 dijelaskan, ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadits riwayat Mu'adz bin Zuhrah.
Sementara lafal doa dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air. Berikut penjelasannya:
ΩΩΩΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω: Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ ΩΩΩΩΨ²ΩΩΩΨ―Ω - Ω ΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩ ΩΨ§Ψ‘Ω -: Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£ΩΨ ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ.
Artinya: Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka 'Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika aftharthu' dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: 'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'.
Doa Buka Puasa Senin di Bulan Rajab #4
Masih dalam kitab Fathul Mu'in Di dalam Kitab Fathul Mu'in, juga dijelaskan bahwa sejatinya hampir tidak ada orang yang berbuka puasa hanya dengan makanan tanpa minuman, kecuali dalam keadaan sangat terdesak. Berdasarkan kondisi tersebut, maka doa yang sering diucapkan umumnya merupakan penggabungan dari doa yang terdapat dalam hadits tersebut, yaitu:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ Ψ£Ω ΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£Ψ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄Ψ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΨ§ΩΩ
Arab Latin: AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'urΓ»qu wa tsabatal ajru insyΓ’-allΓ’h ta'Γ’lΓ’.
Artinya: Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Umumnya membaca doa buka puasa dilafalkan sebelum menyantap makanan atau meminum minuman saat masuk waktu maghrib. Namun, ternyata cara yang paling tepat adalah membacanya setelah selesai berbuka puasa.
Hal tersebut dijelaskan oleh Syekh Said bin Muhammad Ba'ali dalam kitab Busyra al-Karim. Masih dari laman Nahdlatul Ulama, berikut adalah penjelasan Syekh Said bin Muhammad Ba'ali.
ΩΩΨ³ΩΩ Ψ£Ω ΩΩΩΩ ΨΉΩΨ―Ω Ψ£Ω ΨΉΩΨ― Ψ₯Ψ±Ψ§Ψ―ΨͺΩ ΩΨ§ΩΨ£ΩΩΩ Ψ¨ΨΉΨ―Ω: Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩ Ψ΅Ω Ψͺ ΩΨΉΩΩ Ψ±Ψ²ΩΩ Ψ£ΩΨ·Ψ±Ψͺ
Artinya: Disunnahkan bagi orang ketika hendak berbuka-tapi yang lebih utama setelah berbuka-membaca doa "AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika aftharthu," (Syekh Said bin Muhammad Ba'ali, Busyra al-Karim, hal. 598).
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa membaca doa berbuka puasa sebaiknya dilakukan setelah selesai berbuka. Hal ini dimaksudkan agar kita memperoleh kesunnahan yang sempurna (kamal as-sunnah) dalam membaca doa.
Itulah bacaan doa buka puasa Senin di bulan Rajab dan waktu untuk membacanya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(alk/alk)











































