Sebentar lagi, umat muslim yang mengerjakan puasa Rajab hari ini akan berbuka puasa. Lantas, apa doa buka puasa Rajab di hari kedua?
Sejumlah umat muslim hari ini sedang mengerjakan puasa Rajab. Tentunya buka puasa menjadi momen yang membahagiakan bagi orang-orang yang berpuasa.
Terdapat berbagai versi doa buka puasa yang dapat diamalkan. Salah satu doa yang sering dibacakan ialah doa buka puasa yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut doa buka puasa Rajab haru kedua menurut ajaran Rasulullah SAW.
Doa Buka Puasa Rajab: Arab, Latin, dan Artinya
Umat muslim dianjurkan membaca doa ketika berbuka puasa. Rasulullah bahkan menjadikan momen ini untuk mengungkapkan rasa syukur sebagaimana doa yang dilafalkan saat berbuka puasa, berikut:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ Ψ£Ω ΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£Ψ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄Ψ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΨ§ΩΩ
Arab Latin: AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'urΓ»qu wa tsabatal ajru insyΓ’-allΓ’h ta'Γ’lΓ’
Artinya: "Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah." (Lihat, Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-AdzkΓ’r, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
Waktu Membaca Doa Buka Puasa Rajab
Umumnya masyarakat membaca doa buka puasa saat sebelum waktu berbuka atau menyantap makanan atau minuman. Padahal, cara membaca doa yang paling benar adalah membacanya saat setelah selesai berbuka puasa atau makan atau minum.
Hal itu dijelaskan dalam kitab Hasyiyah I'anah At-Thalibin:
Ω (ΩΩΩΩΩ: ΨΉΩΨ¨ Ψ§ΩΩΨ·Ψ±) Ψ£Ω ΨΉΩΨ¨ Ω Ψ§ ΩΨΨ΅Ω Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΨ·Ψ±Ψ ΩΨ§ ΩΨ¨ΩΩΨ ΩΩΨ§ ΨΉΩΨ―Ω
"Maksud dari (membaca doa buka puasa) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka," (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).
Hal itu dilakukan sebagaimana makna yang terkandung dalam doa berbuka puasa yang tercantum dalam hadits riwayat Abdullah bin Umar yang diucapkan setelah selesai berbuka puasa.
ΩΩΨ³Ω Ψ£Ω ΩΩΩΩ ΨΉΩΨ¨ Ψ§ΩΩΨ·Ψ±: Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩ Ψ΅Ω ΨͺΨ ΩΨΉΩΩ Ψ±Ψ²ΩΩ Ψ£ΩΨ·Ψ±Ψͺ ΩΩΨ²ΩΨ― - Ω Ω Ψ£ΩΨ·Ψ± Ψ¨Ψ§ΩΩ Ψ§Ψ‘ -: Ψ°ΩΨ¨ Ψ§ΩΨΈΩ Ψ£Ψ ΩΨ§Ψ¨ΨͺΩΨͺ Ψ§ΩΨΉΨ±ΩΩΨ ΩΨ«Ψ¨Ψͺ Ψ§ΩΨ§Ψ¬Ψ± Ψ₯Ω Ψ΄Ψ§Ψ‘ Ψ§ΩΩΩ ΨͺΨΉΨ§ΩΩ.
"Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka "AllΓ’humma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika aftharthu" dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: "Dzahabadh dhamΓ’'u wabtalatl-'urΓ»qu wa tsabata-l-ajru insyΓ’-a-LlΓ’h," (Fath al-Mu'in, juz 2, hal. 279).
Itulah doa buka puasa Rajab hari kedua menurut ajaran Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat, detikers.
(edr/alk)











































