Tata Cara Sholat Subuh Lengkap, dari Awal hingga Salam

Tata Cara Sholat Subuh Lengkap, dari Awal hingga Salam

Rasmilawanti Rustam - detikSulsel
Jumat, 21 Jul 2023 23:00 WIB
Tata Cara Sholat Subuh Lengkap, dari Awal hingga Salam
Ilustrasi (Foto: istock)
Makassar -

Sholat subuh merupakan salah satu ibadah wajib dilaksanakan umat Islam. Berikut ini panduan tata cara sholat subuh lengkap dari niat hingga salam.

Perintah sholat ini telah disebutkan berkali-kali dalam QS. Al-Baqarah ayat 238, Allah SWT berfirman:

حَٰفِظُوا۟ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ω±Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ω„ΩŽΩˆΩŽΩ°Ψͺِ ΩˆΩŽΩ±Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ω„ΩŽΩˆΩ°Ψ©Ω Ω±Ω„Ω’ΩˆΩΨ³Ω’Ψ·ΩŽΩ‰Ω° ΩˆΩŽΩ‚ΩΩˆΩ…ΩΩˆΨ§ΫŸ Ω„ΩΩ„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ω‚ΩŽΩ°Ω†ΩΨͺΩΩŠΩ†ΩŽ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Peliharalah semua salat(mu), dan (peliharalah) salat wusthaa (salat lima waktu). Berdirilah untuk Allah (dalam salatmu) dengan khusyu'," (QS. Al-Baqarah [2]: 238).

Nah, berikut ini tata cara sholat subuh lengkap mulai dari niat hingga salam.

ADVERTISEMENT

Bacaan Sholat Subuh Lengkap

Untuk mendapatkan pahala dan keutamaan dalam sholat subuh, berikut bacaan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari buku "Risalah Tuntunan Sholat Lengkap" oleh Drs. Moh. Rifa'i.

1. Bacaan Niat Sholat Subuh

Bacaan Niat Shalat 5 WaktuBacaan Niat Shalat Subuh Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setiap amalan dimulai dengan niat. Dalam sholat, niat merupakan salah satu rukun sholat yang wajib ada.

Berikut niat sholat subuh lengkap dengan bahasa arab, latin dan artinya.

Niat Sholat Subuh: Arab, Latin dan Artinya

Ψ£ΩΨ΅ΩŽΩ„ΩΩ‘Ω‰ ΩΩŽΨ±Ω’ΨΆΩŽ الءُّبْح Ψ±ΩŽΩƒΩŽΨΉΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω مُسْΨͺΩŽΩ‚Ω’Ψ¨ΩΩ„ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩΨ¨Ω’Ω„ΩŽΨ©Ω Ψ£ΩŽΨ―ΩŽΨ§Ψ‘Ω‹ Ω„Ω„Ω‡ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Bacaan latin: Ushalli fardlash shub-hi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta'aala

Artinya: "Aku menyengaja shalat fardhu shubuh dua raka'at menghadap qiblat karena Allah,"

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul ihramTakbiratul ihram Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah membaca niat, dalam keadaan berdidi tegak menghadap kiblat. Lalu mengangkat kedua tangan untuk takbir

اللهُ Ψ£ΩƒΩ’Ψ¨ΩŽΨ±Ω

Bacaan latin: Allahu Akbar

Artinya: "Allah Maha Besar,"

3. Bacaan Doa Iftitah

bersedekapbersedekap Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah mengucapkan takbir pertama, selanjutnya membaca doa iftitah berikut.

Ψ§ΩŽΩ„Ω„Ω‡Ω Ψ§ΩŽΩƒΩ’Ψ¨ΩŽΨ±Ω ΩƒΩŽΨ¨ΩΩŠΩ’Ψ±Ω‹Ψ§ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω لِلّهِ ΩƒΩŽΨ«ΩΩŠΩ’Ψ±Ω‹Ψ§ ΩˆΩŽΨ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ اللهِ Ψ¨ΩΩƒΩ’Ψ±ΩŽΨ©Ω‹ ΩˆΩŽΨ§ΩŽΨ΅ΩΩŠΩ’Ω„Ω‹Ψ§. اِنِّى ΩˆΩŽΨ¬ΩŽΩ‘Ω‡Ω’Ψͺُ ΩˆΩŽΨ¬Ω’Ω‡ΩΩŠΩŽ Ω„ΩΩ„ΩŽΩ‘Ψ°ΩΩŠΩ’ ΩΩŽΨ·ΩŽΨ±ΩŽΨ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω…ΩŽΨ§ΩˆΩŽΨ§Ψͺِ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ§ΩŽΨ±Ω’ΨΆΩŽ Ψ­ΩŽΩ†ΩΩŠΩ’ΩΩ‹Ψ§ مُسْلِمًا ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ§ Ψ§ΩŽΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ΄Ω’Ψ±ΩΩƒΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ. Ψ§ΩΩ†ΩŽΩ‘ Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΨ§ΨͺΩΩŠΩ’ ΩˆΩŽΩ†ΩΨ³ΩΩƒΩΩŠΩ’ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ­Ω’ΩŠΩŽΨ§ΩŠΩŽ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΩ…ΩŽΨ§ΨͺΩΩŠΩ’ لِلّهِ Ψ±ΩŽΨ¨ΩΩ‘ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§ Ω„ΩŽΩ…ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ. Ω„Ψ§ΩŽ Ψ΄ΩŽΨ±ΩΩŠΩ’ΩƒΩŽ Ω„ΩŽΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ¨ΩΨ°ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ اُمِرْΨͺُ ΩˆΩŽΨ§ΩŽΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ³Ω’Ω„ΩΩ…ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ

Bacaan latin: Allahu akbar kabiiraa wal hamdu lillahi katsiiraa washub-haanallahi bukratan wa ashiilaa. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassa maawaati wal ardla haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wama maati lillahi rabbil aalamiina. Laasyriika lahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimin.

Artinya: "Allah Maha Besar lagi sempurna Kebesaran-Nya, segala pugi bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari gologan orang muslimin.

4. Membaca Surat Al-Fatihah

bersedekapbersedekap Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Dalam sholat wajib hukumnya untuk membaca surah Al-fatihah. Sebab Al-Fatihah menjadi salah satu rukun sholat yang harus dipenuhi.

Bacaan Surat Al-Fatihah:

بِسْمِ اللّهِ Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­Ω’Ω…ΩŽΩ†Ω Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­ΩΩŠΩ’Ω…Ω . Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω Ω„ΩΩ„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ±ΩŽΨ¨ΩΩ‘ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ…ΩΩŠΩ†ΩŽ . Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­Ω’Ω…ΩŽΩ°Ω†Ω Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­ΩΩŠΩ… . Ω…ΩŽΨ§Ω„ΩΩƒΩ ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω Ψ§Ω„Ψ―ΩΩ‘ΩŠΩ†Ω . Ψ₯ΩΩŠΩŽΩ‘Ψ§ΩƒΩŽ Ω†ΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―Ω وَΨ₯ΩΩŠΩŽΩ‘Ψ§ΩƒΩŽ Ω†ΩŽΨ³Ω’ΨͺΩŽΨΉΩΩŠΩ†Ω . Ψ§Ω‡Ω’Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ψ΅ΩΩ‘Ψ±ΩŽΨ§Ψ·ΩŽ الْمُسْΨͺΩŽΩ‚ΩΩŠΩ…ΩŽ . ءِرَاطَ Ψ§Ω„ΩŽΩ‘Ψ°ΩΩŠΩ†ΩŽ Ψ£ΩŽΩ†Ω’ΨΉΩŽΩ…Ω’Ψͺَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡ΩΩ…Ω’ ΨΊΩŽΩŠΩ’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨΊΩ’ΨΆΩΩˆΨ¨Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡ΩΩ…Ω’ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ψ§Ω„ΨΆΩŽΩ‘Ψ§Ω„ΩΩ‘ΩŠΩ†ΩŽ

Bacaan latin: Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillahi rabbil 'aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu waiyyaaka nasta'iin. Ihdinash shirraathal musthaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim. Ghairil maghduubi 'alaihim waladl-dlaalliin.

Artinya : "Dengan nama Allah yang maha pengasih dan penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang maha pengasih dan penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-Mu lah aku mengabdi dan kepada-Mu lah aku meminta pertologan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalannya orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat."

5. Membaca Surat-surat Pendek

Setelah membaca surat Al-fatihah, maka selanjutnya disunatkan untuk membaca salah satu surah pendek yang ada dalam Al-Quran. Seperti Surat Al-Kafirun, An-Nas atau surah-surah pendek lainnya.

Contoh bacaan surat AL-Kafirun berikut ini:

بِسْمِ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­Ω’Ω…ΩŽΩ°Ω†Ω Ψ§Ω„Ψ±ΩŽΩ‘Ψ­ΩΩŠΩ…Ω

قُلْ يَا Ψ£ΩŽΩŠΩΩ‘Ω‡ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω’ΩƒΩŽΨ§ΩΩΨ±ΩΩˆΩ†ΩŽ
Ω„ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―Ω Ω…ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―ΩΩˆΩ†ΩŽ
ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΩ†Ω’Ψͺُمْ ΨΉΩŽΨ§Ψ¨ΩΨ―ΩΩˆΩ†ΩŽ Ω…ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―Ω
ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΩ†ΩŽΨ§ عَابِدٌ Ω…ΩŽΩ‘Ψ§ عَبَدΨͺُّمْ
ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΩ†Ω’Ψͺُمْ ΨΉΩŽΨ§Ψ¨ΩΨ―ΩΩˆΩ†ΩŽ Ω…ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―Ω
Ω„ΩŽΩƒΩΩ…Ω’ Ψ―ΩΩŠΩ†ΩΩƒΩΩ…Ω’ ΩˆΩŽΩ„ΩΩŠΩŽ Ψ―ΩΩŠΩ†Ω

Bacaan Latin:

Bismillahirrahmanirrahim,

"Qul ya ayyuhal kafirun
La a'budu ma ta'budun
Wa la antum 'abiduna ma a'budu
Wa la ana 'abidun ma 'abadtum
Wa la antum 'abiduna ma a'budu
Lakum dinukum waliyadin"

Terjemahan:

"Katakanlah: Hai orang-orang kafir,
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak akan menyembah apa yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak pernah menjadi penyembah apa yang aku sembah.
Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku."

6. Bacaan Ruku'

RukuRuku Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah membaca surat pendek, maka selanjutnya mengangkat kedua tangan untuk takbir. Kemudian membungkukkan badan untuk rukuk, sembari kedua tangan memegang lutut.

Dalam rukuk pastikan punggung ditekan agar rata dengan kepala secara sempurna. Selanjutnya membaca, bacaan tasbih berikut:

Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ±ΩŽΨ¨ΩΩ‘Ω‰ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨΈΩΩŠΩ…Ω ΩˆΩŽΨ¨ΩΨ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―ΩΩ‡Ω

Bacaan latin: Subhaana rabbiyal 'adzhiimi wabihamdihi (3 kali)

Artinya: "Maha suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."

7. Bacaan I'tidal

I'tidalI'tidal Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah ruku', lalu bangkit dengan tegak, dan mengangkat kedua belah tangan seperti saat takbir. Seraya membaca;

Ψ³ΩŽΩ…ΩΨΉΩŽ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ω„ΩΩ…ΩŽΩ†Ω’ Ψ­ΩŽΩ…ΩΨ―ΩŽΩ‡Ω

Bacaan latin: Sami'allaahu liman hamidah

Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."

Pada waktu berdiri tegak (i'tidal) terus membaca:

Ψ±ΩŽΨ¨ΩŽΩ‘Ω†ΩŽΨ§ Ω„ΩŽΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω Ω…ΩΩ„Ω’Ψ‘ΩŽ Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω…ΩŽΩˆΩŽΨ§Ψͺِ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ£ΩŽΨ±Ω’ΨΆΩ ΩˆΩŽΩ…ΩΩ„Ω’Ψ‘ΩŽ Ω…ΩŽΨ§ شِئْΨͺَ مِنْ Ψ΄ΩŽΩ‰Ω’Ψ‘Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―Ω

Bacaan latin: Rabbanaa lakal hamdu mil ussamawaati wamil ul ardli wamil u maa syi'ta min syai'in ba'du.

Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, bagi Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu."

8. Bacaan Sujud

SujudSujud Foto: BUKU

Setelah i'tidal terus sujud (tersungkur ke bumi) dengan meletakkan dahi ke tempat sujud. Dan ketika turun seraya membaca "Allahu Akbar" dan saat sujud membaca tasbih berikut:

Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ±ΩŽΨ¨ΩΩ‘Ω‰ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ω„ΩŽΩ‰ ΩˆΩŽΨ¨ΩΨ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―ΩΩ‡Ω

Bacaan latin: Subhaana rabbiyal a'laa wabihamdihi (3 kali)

Artinya: "Maha Suci Tuhan, serta memujilah aku kepada-Nya."

9. Duduk di Antara Dua Sujud

Duduk antara dua sujudDuduk antara dua sujud Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah sujud, kemudian duduk serta membaca "Allahu Akbar" dan saat duduk membaca bacaan berikut.

Ψ±Ψ¨ Ψ§ΨΊΩ’ΩΩΨ±Ω„ΩŠ ΩˆΩŽΨ§Ψ±Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ω†ΩΩ‰ ΩˆΨ§Ψ¬Ψ¨Ψ±Ω†ΩŠ ΩˆΩŽΨ§Ψ±Ω’ΩΩŽΨΉΩ’Ω†ΩΩŠ ΩˆΩŽΨ§Ψ±Ω’Ψ²ΩΩ‚Ω’Ω†ΩΩ‰ ΩˆΩŽΨ§Ω‡Ω’Ψ―ΩΩ†ΩΩ‰ ΩˆΩŽΨΉΩŽΨ§ΩΩΩ†ΩΩ‰ ΩˆΩŽΨ§ΨΉΩ’ΩΩ ΨΉΩŽΩ†ΩΩ‘Ω‰

Bacaan latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fuannii.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

10. Sujud Kedua

SujudSujud Foto: BUKU

Selanjutnya melakukan sujud yang kedua seperti pada sujud pertama. Adapun bacaan yang dibaca sama dengan bacaan pada sujud yang pertama.

Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ±ΩŽΨ¨ΩΩ‘Ω‰ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ω„ΩŽΩ‰ ΩˆΩŽΨ¨ΩΨ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―ΩΩ‡Ω

Bacaan latin: Subhaana rabbiyal a'laa wabihamdihi (3 kali)

Artinya: "Maha Suci Tuhan, serta memujilah aku kepada-Nya."

11. Bangkit untuk Rakaat Berikutnya

bersedekapbersedekap Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah selesai dengan sujud kedua, selanjutnya berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua dengan bertakbir "Allahu Akbar" dan tanpa mengangkat kedua tangan.

12. Baca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek

Adapun bacaan dan tata caranya sama dengan rakaat pertama. Bedanya di rakaat kedua tidak lagi membaca doa iftitah, melainkan langsung membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek.

13. Ruku'

14. I'tidal

15. Baca Doa Qunut

Setelah membaca i'tidal, selanjutnya membaca doa qunut dengan mengangkat kedua tangan. Berikut bacaannya:

Ψ§ΩŽΩ„Ω„Ω‘Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ اهْدِنِىْ ΩΩΩŠΩ’Ω…ΩŽΩ†Ω’ Ω‡ΩŽΨ―ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΩˆΩŽΨΉΩŽΨ§ΩΩΩ†ΩΩ‰ ΩΩΩŠΩ’Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΨΉΩŽΨ§ΩΩŽΩŠΩ’Ψͺَ وَΨͺΩŽΩˆΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω†ΩΩ‰Ω’ ΩΩΩŠΩ’Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΨͺΩŽΩˆΩŽΩ„ΩŽΩ‘ΩŠΩ’Ψͺَ ΩˆΩŽΨ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩΩƒΩ’ لِىْ ΩΩΩŠΩ’Ω…ΩŽΨ§ Ψ§ΩŽΨΉΩ’Ψ·ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΩˆΩŽΩ‚ΩΩ†ΩΩŠΩ’ Ψ΄ΩŽΨ±ΩŽΩ‘Ω…ΩŽΨ§ Ω‚ΩŽΨΆΩŽΩŠΩ’Ψͺَ فَاِ Ω†ΩŽΩ‘ΩƒΩŽ ΨͺΩŽΩ‚Ω’ΨΆΩΩ‰Ω’ ΩˆΩŽΩ„Ψ§ΩŽ ΩŠΩΩ‚Ω’ΨΆΩŽΩ‰ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ وَاِ Ω†ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ω„Ψ§ΩŽ ΩŠΩŽΨ°ΩΩ„ΩΩ‘ Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΩˆΩŽΨ§Ω„ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΩˆΩŽΩ„Ψ§ΩŽ ΩŠΩŽΨΉΩΨ²ΩΩ‘ Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΨΉΩŽΨ§Ψ―ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΨͺΩŽΨ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩŽΩƒΩ’Ψͺَ Ψ±ΩŽΨ¨ΩŽΩ‘Ω†ΩŽΨ§ وَΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΩΩŽΩ„ΩŽΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΩ…Ω’Ψ―Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ω…ΩŽΨ§ Ω‚ΩŽΨΆΩŽΩŠΩ’Ψͺَ ΩˆΩŽΨ§ΩŽΨ³Ω’ΨͺΩŽΨΊΩ’ΩΩΨ±ΩΩƒΩŽ وَاَΨͺΩΩˆΩ’Ψ¨Ω Ψ§ΩΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩŽΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―Ω Ψ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ¨ΩΩŠΩΩ‘ Ψ§Ω’Ω„Ψ§ΩΩ…ΩΩ‘ΩŠΩΩ‘ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω…ΩŽ

Bacaan latin: Allahummah diinii fiiman hadait, wa aafinii fiman aafait. Watawallanii fiiman tawallait wabaariklii fiimaa a'thait. Waoinii birahmatika syarra maa qadlait. Fa innaka taqdlii walaa yuodlaa 'alaik, wa-innahu laa yadzillu man waalait. Walaa ya'izzu man aadait. Tabaarakta rabbanaa wata 'aalait. Falakal hamdu 'alaa maa qadlait astaghfiruka wa atuubu ilaik. Washallallahu 'alaa sayyidinaa muhammadin nabyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi washahbihi wasallam.

Artinya : Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telahEngkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri keΒ­ sehatan. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala Puji bagiMu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarganya.

16. Sujud

17. Duduk di Antara Dua Sujud

18. Sujud Kedua

19. Bacaan Tasyahud/Tahiyat Akhir

Duduk tsyahud akhirDuduk tsyahud akhir Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Setelah tahiyat awal, selanjutnya berdiri untuk melakukan raka'at ketiga dan keempat. Pada rakaat terakhir kemudian kita kembali melakukan tahiyat akhir, dengan bacaan ditambah shalawat atas Nabi Muhammad SAW.

Duduk tahiyat akhir ini, hampir sama dengan tahiyat awal. Hanya saja, bedanya pada tahiyat kedua ini, pantat tidak menduduki kaki kiri, melainkan langsung ke lantai. Adapun posisi kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan.

Berikut bacaan tasyahud atau tahiyat akhir yang dibaca:

Ψ§Ω„ΨͺΩŽΩ‘Ψ­ΩΩŠΩŽΩ‘Ψ§Ψͺُ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩŽΩƒΩŽΨ§Ψͺُ Ψ§Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ω„ΩŽΩˆΩŽΨ§Ψͺُ Ψ§Ω„Ψ·ΩŽΩ‘ΩŠΩΩ‘Ψ¨ΩŽΨ§Ψͺُ Ω„ΩΩ„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω„Ψ§ΩŽΩ…Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩŠΩΩ‘Ω‡ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ¨ΩΩ‰ΩΩ‘ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ¨ΩŽΨ±ΩŽΩƒΩŽΨ§Ψͺُهُ Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω„Ψ§ΩŽΩ…Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ عِبَادِ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ§Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ψ§Ω„ΩΨ­ΩΩŠΩ†ΩŽ Ψ£ΩŽΨ΄Ω’Ω‡ΩŽΨ―Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ Ω„Ψ§ΩŽ Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩ‡ΩŽ Ψ₯ΩΩ„Ψ§ΩŽΩ‘ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ£ΩŽΨ΄Ω’Ω‡ΩŽΨ―Ω Ψ£ΩŽΩ†ΩŽΩ‘
ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِ Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―ΩΩ…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―Ω‹Ψ§ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„Ω Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡ΩΨ§ΩŽ . Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ψ΅ΩŽΩ„ΩΩ‘ ΨΉΩŽΩ„Ω‰ΩŽΨ³ΩŽΩ€ΩŠΩŽΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―Ω
ΩƒΩŽΩ…ΩŽΨ§ Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘ΩŠΩ’Ψͺَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΨ¨Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ω‡ΩΩŠΩ’Ω…Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§ΩŽΩ„Ω Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΨ¨Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ω‡ΩΩŠΩ’Ω…Ω. ΩˆΩŽΨ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩΩƒΩ’ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§ΩŽΩ„Ω Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…ΩŽΩ‘Ψ―Ω ΩƒΩŽΩŽΩ…ΩŽΨ§ Ψ¨ΩŽΨ§Ψ±ΩŽΩƒΩ’Ψͺَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΨ¨Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ω‡ΩΩŠΩ’Ω…Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§ΩŽΩ„Ω Ψ³ΩŽΩŠΩΩ‘Ψ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΨ¨Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ω‡ΩΩŠΩ’Ω…Ω فِى Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ…ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ Ψ₯ΩΩ†ΩŽΩ‘ΩƒΩŽ Ψ­ΩŽΩ…ΩΩŠΩ’Ψ―ΩŒ Ω…ΩŽΨ¬ΩΩŠΩ’Ψ―ΩŒ.

Bacaan latin: Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuh. Assalaaamu'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad. Kamaa shallaita 'alaa sayyidina Ibraahima wa 'alaa aali sayiidinaa Ibraahimm wabaarik 'alaa sayyidina Muhammad wa'alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibraahim fil'aala miina innaka hamiidun majiid.

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad Adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kapada Nabi Muhammad. Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji dan Maha mulia."

Setiap tahiyat, baik tahiyat awal maupun tahiyat akhir, jari telunjuk tangan kanan diluruskan kedepan ketika membaca "Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullah." hingga akhir.

20. Salam

SalamSalam Foto: Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap

Selesai tahiyat akhir, selanjutnya sholat pun ditutup dengan salam. Yakni menengok ke kanan dan ke kiri, sambil membaca:

Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω„Ψ§ΩŽΩ…Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩΩ…Ω’ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨ©Ω اللهِ

Bacaan latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah

Artinya: "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian."

Bacaan ini masing-masing dibaca saat muka menengok ke kanan, dan salam kedua muka menengok ke kiri. Dengan salam ini, maka selesailah sholat yang kita kerjakan.

Demikian tata cara sholat subuh yang lengkap. Semoga bermanfaat, detikers!




(edr/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads