Tema Hari Guru Nasional 2022 Beserta Logo dan Link Downloadnya

Tema Hari Guru Nasional 2022 Beserta Logo dan Link Downloadnya

Edward Ridwan - detikSulsel
Kamis, 24 Nov 2022 09:55 WIB
Guru SD honorer di Kediri yang viral bergaji Rp 200 ribu dipakai untuk belikan dasi baru muridnya
Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Makassar -

Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November 2022. Tema Hari Guru Nasional tahun 2022 ini tentang inovasi dan merdeka belajar.

Hari Guru bertujuan untuk menghormati peran dan jasa-jasa guru di Indonesia. Guru sebagai pendidik menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat Indonesia.

Guru juga menjadi tonggak utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itulah guru sangat layak disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.


Lantas seperti apa tema, logo dan sejarah hari guru nasional? Berikut penjelasannya dirangkum detikSulsel dari berbagai sumber:

Sejarah Hari Guru Nasional

Melansir dari laman resmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), organisasi guru di Indonesia sudah ada sejak tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Semangat perjuangan dan kebangsaan pun sudah ada di kalangan guru-guru bangsa Indonesia kala itu.

Organisasi PGHB terdiri dari para guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan pemilik sekolah. Dengan semangat perjuangan, mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua.

Di samping bertugas mengajar di sekolah, PGHB pun terus memperjuangkan nasib para anggotanya. Adanya perbedaan status sosial, pangkat, dan latar belakang antara guru pribumi dan guru Belanda menjadi satu tantangan utama.

Sejalan dengan kondisi itu, disamping PGHB berkembang pula organisasi lain yang bercorak keagamaan, kebangsaan dan sebagainya seperti Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS), Perserikatan Normaalschool (PNS), Hogere Kweekschool Bond (HKSB).

Semangat perjuangan dan kesadaran akan kesetaraan mendorong para guru pribumi terus memperjuangkan persamaan hak dengan pihak Belanda.

Dengan perjuangan tersebut, beberapa guru akhirnya berhasil mengisi jabatan penting. Kepala HIS (Hollandsch-Inlandsche School) yang dulu selalu dijabat orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan guru Indonesia.

Selain memperjuangkan perubahan nasib dan kesetaraan, semangat juang para guru juga berkobar untuk tujuan yang lebih besar. Yakni cita-cita dalam mencapai kemerdekaan.

Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pihak Belanda.

Karena kata "Indonesia" yang mencerminkan semangat kebangsaan tidak disukai oleh Belanda. Sebaliknya, kata "Indonesia" itu sangat didambakan oleh guru dan rakyat pribumi.

Pada zaman pendudukan Jepang, semua organisasi dilarang, sekolah-sekolah pun ditutup. Persatuan Guru Indonesia (PGI) tak lagi bisa beraktivitas. Namun semangat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 menjadi dasar bagi PGI untuk menggelar Kongres Guru Indonesia. Kongres itu diadakan di Surakarta pada tanggal 24-25 November 1945.

Para peserta Kongres Guru Indonesia ini adalah para guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru, dan pegawai pendidikan RI yang baru dibentuk. Mereka semua bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hasil dari kongres ini menyepakati untuk menghapus semua perbedaan status, tamatan, lingkungan, politik, agama dan suku di kalangan para guru. Selain itu yang lebih penting adalah pada tanggal 25 November 1945 tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pun didirikan.

Sejak kongres itu pula, semua guru Indonesia yang sebelumnya terpecah belah dalam berbagai organisasi menyatakan diri bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Semangat perjuangan selalu utuh dalam tubuh PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, organisasi ketenagakerjaan yang bersifat unitaristik dan independen.

Sejak saat itulah, sebagai penghormatan kepada para guru di Indonesia, pemerintah menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Penetapan ini disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 dan diperingati setiap tahun.

Tema dan Logo Hari Guru Nasional 2022

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah memberikan apresiasi terhadap dedikasi guru di Indonesia. Tema Hari Guru Nasional tahun 2022 adalah "Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar".

Adapun logo Hari Guru Nasional 2022 yang ditetapkan oleh Kemdikbud adalah sebagai berikut.

Logo Hari Guru Nasional 2022Logo Hari Guru Nasional 2022 Foto: Dok. Kemdikbud

Berikut link download logo Hari Guru Nasional:

Format JPG: https://www.kemdikbud.go.id/main/files/large/0e3e683f8014d5c

Format PNG: https://www.kemdikbud.go.id/main/files/large/f68f2e217dc9083

Untuk memeriahkan Hari Guru Nasional 2022, Kemdikbud mengimbau kepada satuan pendidikan, kantor instansi pusat dan daerah serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan secara kreatif.

Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Hari Guru Nasional 2022

Dalam peringatan Hari Guru Nasional 2022, pemerintah juga mengimbau untuk melakukan upacara bendera di lingkungan masing-masing. Mengutip dari laman kemendikbud, berikut pedoman dalam pelaksanaan upacara bendera Hari Guru Nasional 2022:

1. Ketentuan umum

Upacara bendera diselenggarakan di kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di tingkat pusat, Kantor Kementerian Agama pusat, instansi dan satuan pendidikan di daerah dan kantor perwakilan Indonesia di luar negeri serta satuan pendidikan di luar negeri.

2. Waktu pelaksanaan

Hari, tanggal: Jumat, 25 November 2022

Pukul: 08.00 waktu setempat

3. Tempat

Halaman kantor/lapangan/tempat lain yang telah disepakati oleh panitia setempat

4. Pakaian

a. Undangan:

  • Pejabat: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan;
  • Undangan Pria: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan;
  • Undangan Wanita: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan;
  • Guru: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan;
  • Organisasi profesi: Pakaian seragam organisasi;

b. Barisan:

  • Pegawai: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan;
  • Petugas Upacara: Sesuai ketentuan.

5. Susunan acara upacara bendera

Susunan acara upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2022 adalah sebagai berikut;

  1. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara;
  2. Pembina upacara tiba di tempat upacara;
  3. Penghormatan kepada pembina upacara;
  4. Laporan pemimpin upacara;
  5. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh korsik/paduan suara;
  6. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara;
  7. Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara;
  8. Pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  9. Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Pendidikan (jika ada);
  10. Menyanyikan lagu Hymne Guru;
  11. Amanat pembina upacara (Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi);
  12. Menyanyikan lagu Terima Kasih Guruku;
  13. Pembacaan do'a*);
  14. Laporan pemimpin upacara;
  15. Penghormatan kepada pembina upacara;
  16. Pembina upacara meninggalkan mimbar upacara;
  17. Upacara selesai, barisan dibubarkan.


Simak Video "Peringati Hari Guru, Siswa SD di Sidrap Buat Prakarya dari Barang Bekas"
[Gambas:Video 20detik]
(edr/hsr)