BSU Tahap 6: Cek Pencairan, Syarat, Alur dan Status Penerimanya

BSU Tahap 6: Cek Pencairan, Syarat, Alur dan Status Penerimanya

Edward Ridwan - detikSulsel
Selasa, 18 Okt 2022 11:26 WIB
BSU Tahap 2 Kemnaker
BSU Tahap 6 Kemnaker (Foto: Kemnaker.go.id)
Makassar -

BSU Tahap 6 direncanakan akan segera cair dalam waktu dekat. Meski demikian, waktu dan jadwal pasti pencarian tersebut masih belum diumumkan secara resmi.

Pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan penyaluran BSU tahap 6 ini sedang menunggu data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami tunggu data dari BPJS Ketenagakerjaan," kata Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi sebagaimana dikutip CNBC, Kamis (13/10/2022).


Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah salah satu program bantuan sosial yang diperuntukkan kepada pekerja atau buruh dengan gaji di bawah Rp. 3,5 juta. Adapun total dana bantuan yang akan diterima setiap orang adalah sebesar Rp 600 ribu.

Sejauh ini penyaluran dana BSU Kemnaker ini telah berjalan hingga tahap ke-5. Total penerima bantuan subsidi upah ini telah mencapai 8,4 juta dari total target 14,6 juta pekerja.

Untuk penyaluran BSU Tahap 6 ini, Anwar menyebut pihaknya belum dapat memastikan kapan data dari BPJS Ketenagakerjaan akan keluar. Namun demikian, diharapkan dalam pekan ini sudah bisa disalurkan.

Alur dan Proses Penyaluran BSU Tahap 6

Dikutip dari akun instagram resmi Kemnaker @kemnaker, ada beberapa proses pendataan hingga penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah tahap 6 tahun 2022. Berikut tahapannya:

  • Kantor BPJS Ketenagakerjaan mengirimkan data calon penerima BSU yang telah memenuhi persyaratan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.
  • Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pengecekan dan pemadanan data calon penerima yang disampaikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
  • Apabila terdapat data anomali, maka Kemnaker akan mengembalikan data untuk diperbaiki BPJS Ketenagakerjaan.
  • Hasil pengecekan dan pemadanan data calon penerima BSU selanjutnya akan ditetapkan oleh kuasa pengguna anggaran untuk dilakukan proses pencairan dana BSU melalui kantor KPPN.
  • Selanjutnya, dilakukan pemindahbukuan/transfer ke rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), Bank Syariah Indonesia untuk Provinsi Aceh, dan PT. Pos Indonesia bagi yang tidak memiliki rekening di Bank HIMBARA.

Syarat Penerima BSU Tahap 6

Adapun syarat dan ketentuan agar seorang pekerja atau buruh bisa terdaftar sebagai penerima BSU Tahap 6 adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK
  • Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021
  • Memperoleh gaji/Upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta.
  • Bagi pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah), maka persyaratan gaji/upah tersebut disesuaikan dengan UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.
  • Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah
  • Diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan (sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK)

Cara Cek Penerima BSU Tahap 6

Bagi pekerja yang memenuhi syarat di atas, bisa segera mengecek apakah terdaftar sebagai penerima BSU Kemnaker atau tidak. Hal ini bisa dilakukan melalui website resmi kemnaker.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi situs kemnaker.go.id
  2. Apabila belum memiliki akun, maka terlebih dulu melakukan pendaftaran dengan memilih "Daftar Akun" di pojok kanan atas halaman Web
  3. Lengkapi data untuk pendaftaran akun
  4. Selanjutnya, aktivasi akun dengan menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone yang tertera
  5. Setelah itu login ke dalam akun Kemnaker
  6. Lengkapi profil seperti foto profil, status pernikahan, dan tipe lokasi
  7. Lalu pilih cek pemberitahuan

Jika terdaftar, maka akan muncul notifikasi mengenai status penerima BSU tersebut

Cara Pencairan BSU Tahap 6 Melalui Bank Himbara dan Kantor Pos

Setelah dipastikan terdaftar sebagai penerima BLT Subsidi Gaji Tahap 6, maka selanjutnya tinggal menunggu proses pencairan. Proses pencairan ini bisa dilakukan melalui Bank Himbara, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Kantor Pos.

Untuk diketahui, Bank Himbara adalah singkatan dari Himpunan Bank Milik Negara, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN).

Bagi penerima yang telah memiliki rekening di salah satu bank tersebut, maka penyaluran dana BSU akan langsung masuk ke rekening. Sementara itu, jika tidak memiliki rekening bank, maka penerima bisa melakukan pencairan di kantor pos terdekat.

Lebih lanjut terkait penyaluran BSU Tahap 6 ini, Kemenaker mengaku telah menyisihkan 1,4 juta data pekerja yang memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 10/2022, namun terkendala karena mereka tidak memiliki nomor rekening Bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri). Untuk itu, setelah proses penyaluran melalui Bank Himbara, 1,4 juta pekerja yang telah terdata akan mendapatkan BSU melalui PT Pos Indonesia.



Simak Video "Mensos Risma: BLT Diturunkan Saat Kondisi Tak Stabil"
[Gambas:Video 20detik]
(edr/urw)