NasDem soal Viral Video Anies Tak Akan Tikung Prabowo: Itu Pilpres 2019

Berita Nasional

NasDem soal Viral Video Anies Tak Akan Tikung Prabowo: Itu Pilpres 2019

detikNews - detikSulsel
Selasa, 04 Okt 2022 22:37 WIB
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Foto: Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (Dok detikcom).
Jakarta -

Viral beredar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan tak bakal 'menikung' Prabowo Subianto di Pilpres usai Anies menerima mandat dari NasDem sebagai capres 2024. NasDem kemudian merespons dengan menegaskan video tersebut merupakan video lama jelang Pilpres 2019 silam.

Dilansir dari detikNews, Selasa (4/10/2022), video pernyataan Anies itu disampaikan dalam sebuah wawancara. Anies menjelaskan dirinya tak bersedia maju nyapres apalagi menjadi poros ketiga. Keputusan tersebut sudah menjadi komitmennya kepada Prabowo.

Ketua DPP NasDem Willy Aditya kemudian memberikan tanggapan atas video tersebut. Dia lantas menuturkan jika video tersebut merupakan video lama saat Anies diwawancarai menjelang Pilpres 2019.


"Itu kan wawancara Pak Anies dengan Najwa Shihab (Nana) menjelang Pilpres 2019. Muncullah pertanyaan itu dari Nana. Mengapa begitu? Karena waktu itu muncul spekulasi bahwa Pak Anies akan maju juga di pilpres dan telah mendapat dukungan dari beberapa partai. Selain itu, ada rumor juga bahwa Pak Anies ditawari menjadi cawapresnya Pak Prabowo," ujar Willy saat dihubungi, Selasa (10/4).

"Maka dijawablah seperti dalam Tiktok itu dari Pak Anies. Dia menyatakan bahwa dia akan fokus untuk menyelesaikan tugas di DKI," sambungnya.

Awalnya, Willy mengingatkan semua pihak agar dalam melihat segala sesuatu itu harus berdasarkan pada konteksnya.

"Begini, kita harus mendedahkan sebuah persoalan sebagaimana mestinya. Jangan gebyah uyah seolah segala sesuatu tidak ada ruang dan waktunya, tidak ada konteksnya. Jangan. Nanti kalau begitu alam pikir bangsa ini akan pendek dan picik. Semua dipandang serba hitam putih," katanya.

Lebih lanjut Willy menuturkan pada saat itu Anies berkomitmen tak akan menandingi Prabowo meski bermunculan dukungan dari berbagai parpol.

"Nah, terhadap ajakan atau dukungan berbagai partai tadi, sikap Pak Anies adalah dia tidak akan menjadi penghalangnya Pak Prabowo dalam Pilpres 2019. Begitu konteksnya," tuturnya.

Willy menganggap jika pernyataan dalam video itu bukan diartikan bahwa Anies tidak boleh maju sebagai capres apabila Prabowo juga maju. Willy juga yakin Prabowo tidak akan bersikap demikian.

"Jadi bukan Pak Anies tidak boleh jadi capres kalau Pak Prabowo nyapres juga. Alangkah childish-nya politisi kita kalau hal demikian yang berlaku," jelasnya.

"Dan Pak Prabowo nggak akan bersikap seperti itulah. Beliau politisi besar, negarawan, prajurit. Tidak akan seperti itulah beliau itu. Demikian juga dengan Pak Anies," lanjutnya.

Willy juga menganggap video yang beredar itu merupakan propaganda yang sudah tidak lagi relevan dengan momen Pemilu 2024. Namun dia memaklumi banyak 'serangan' akan berdatangan lantaran figur Anies dinilai moncer.

"Alhasil, video yang banyak beredar itu hanya propaganda saja dan tidak relevan sama sekali dengan momentum 2024. Konteksnya sudah berbeda. Tapi saya juga maklum dengan dinamika seperti ini. Biasalah kalau ada calon yang dipandang moncer, serangan datang bertubi tubi silih berganti. Begitu menurut saya," tukasnya.



Simak Video "Anies Soal Pengumuman Cawapres: Bisa Bulan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(xez/tau)