Beda Respons Jokowi dan Ganjar usai NasDem Usung Anies Baswedan Capres 2024

Berita Nasional

Beda Respons Jokowi dan Ganjar usai NasDem Usung Anies Baswedan Capres 2024

Tim detikNews-Tim detikJateng - detikSulsel
Selasa, 04 Okt 2022 07:10 WIB
Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung di Pilpres 2024. (YouTube NasDem TV)
Foto: Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung di Pilpres 2024. (YouTube NasDem TV)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi diusung NasDem sebagai capres pada pemilu 2024. Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan respons berbeda soal keputusan NasDem tersebut.

Dilansir detikNews, Jokowi tidak mau mengomentari soal dukungan resmi NasDem untuk Anies sebagai capres di Pemilu 2024. Jokowi berdalih suasana saat ini masih dalam suasana duka karena tragedi Kanjuruhan.

"Saya tidak, saya tidak, saya tidak, saya tidak ingin berkomentar karena posisinya masih kita dalam suasana duka," kata Jokowi kepada wartawan di Batang, Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).


Namun Ketua Umum NasDem, Surya Paloh sebelumnya menuturkan telah membicarakan pencalonan Anies dengan Jokowi. Paloh mengklaim Jokowi menghargai keputusan NasDem mencalonkan Anies sebagai capres.

"Ketika ditanya apakah saya sudah membicarakan, apa tanggapan beliau, misalnya pencalonan bung Anies, kan. Beliau ucapkan 'Ya baik, bagus, saya menghargai itu' dan saya pikir ini lebih dari cukup," kata Paloh saat menjawab pertanyaan dalam jumpa pers di NasDem Tower, Senin (3/10).

Menurut Paloh, komunikasinya dengan Jokowi berjalan intens selama ini. Bahkan dia menuturkan pertemuan terakhir dengan Jokowi sekitar 10 hari lalu.

"Saya ingin menegaskan kembali komunikasi dengan Pak Jokowi berjalan secara intens, pertemuan saya terakhir mungkin baru mungkin lebih 10 hari yang lalu," beber Paloh.

Paloh menambahkan, dia berencana untuk bertemu lagi dengan Jokowi dalam waktu dekat. Ditegaskan Paloh jika pertemuan dengan Jokowi rutin dilakukan.

"Kebetulan saya dalam keadaan kondisi kurang prima, kurang sehat. Jadi memang baru selesai dari hospital dua hari yang lalu, ada seminggu. Jadi memang dalam waktu singkat saya juga akan bertemu kembali karena memang komunikasi yang terjalin selama hampir 7 tahun, lebih 8 tahun setengah ini berjalan intens hampir rutin pertemuan saya," tukasnya.

Sementara, Ganjar Pranowo yang juga masuk bakal capres NasDem bersama Anies dan Panglima TNI Jenderal Andhika Perkasa menanggapi keputusan NasDem yang resmi mengusung Anies sebagai capres. Ganjar menghargai keputusan NasDem tersebut.

Ya semua partai punya hak lah," kata Ganjar saat ditanya awak media di Gedung Gradhika, Jalan Pahlawan, Semarang seperti dilansir dari detikJateng, Senin (3/10).

Ganjar juga sempat ditanya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) terkait pencapresan Anies yang juga alumni UGM. Namun Ganjar menilai hal tersebut merupakan urusan politik dan tidak berkaitan dengan Kagama.

"Enggak (ada pesan kepada Anies) ini politik urusannya," tutur Ganjar.

Simak selanjutnya soal pencapresan Anies