Duduk Perkara Mobil Bawa Anggota DPRD Solo Dirusak Warga saat Kunker di Sulut

Sulawesi Utara

Duduk Perkara Mobil Bawa Anggota DPRD Solo Dirusak Warga saat Kunker di Sulut

Tim detikNews-Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 06:00 WIB
Manado -

Mobil yang membawa rombongan anggota DPRD Solo, Jawa Tengah (Jateng) dirusak massa di Jalan Raya Manado-Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut). Pemicunya karena mobil tersebut diduga menabrak seorang anak kecil.

Insiden itu terjadi pada Rabu (28/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Momen saat mobil dirusak itu juga terekam lewat video yang tersebar di media sosial.

Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo membenarkan adanya insiden perusakan mobil yang ditumpanginya. Dia menyebut saat itu rombongannya sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Sulut.


Namun dalam perjalanan, mobil Toyota Innova berpelat nomor DB 1718 LX yang berada di urutan paling belakang menabrak anak-anak. Budi menyebut anak-anak itu sedang menyeberang jalan.

"Saat mobil terakhir pas lewat daerah Pineleng (Kabupaten Minahasa), ada anak kecil yang menyeberang, mungkin tidak lihat ada mobil. Tapi nggak banter," kata Budi saat dikonfirmasi awak media, dilansir dari detikNews, Kamis (29/9).

Setelah insiden itu, mobil yang membawa dua anggota DPRD Solo langsung dikerumuni warga. Selanjutnya warga melakukan perusakan terhadap mobil tersebut.

"Itu kendaraan sewa. Dirusak (warga) bagian depan, spion. Langsung diurusi. Mobilnya Innova, mobil rental. Driver-nya dari rental," jelasnya.

Sopir Laporkan Perusakan ke Polisi

Setelah insiden perusakan, sopir mobil berinisial YP lalu membuat laporan polisi ke Polresta Manado. Ia tak terima dengan insiden perusakan itu.

"Benar kami menerima laporan terkait kejadian tersebut, yaitu terkait perusakan, pelapor adalah pengendara atau sopirnya," kata Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (30/9).

Sugeng mengatakan YP melaporkan seorang warga inisial FT, salah seorang yang diduga ikut melakukan perusakan.

"Terlapor adalah FT, dan orang-orang sesuai informasi serta dalam video yang beredar, dan juga keterangan pelapor," sebutnya.

Menurut Sugeng, pihaknya perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. Laporan YP masih didalami dengan proses pemeriksaan sejumlah saksi.

"Bahwa kami masih memeriksa saksi-saksi terkait kejadian pengrusakan tersebut," ujar Sugeng.

"Masih kami kroscek dengan keterangan para saksi, dalam hal ini sopir," tambahnya.

(asm/alk)