Pengakuan Ibu di Pinrang yang Tega Bunuh 2 Anaknya dengan Racun

Pengakuan Ibu di Pinrang yang Tega Bunuh 2 Anaknya dengan Racun

Muhclis Abduh - detikSulsel
Senin, 19 Sep 2022 22:48 WIB
Ilustrasi Balapan Liar
Ilustrasi. Foto: nala edwin
Pinrang -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Rekaman suara pesan terakhir pengakuan perempuan B (37), seorang ibu di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang membunuh dua anaknya dan ditemukan tewas tergantung beredar di media sosial. Polisi mengkonfirmasi rekaman tersebut benar berasal dari B yang ditujukan kepada suaminya.

"Iya, itu benar rekamannya (rekaman pesan terakhir B kepada suami)," ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis saat dikonfirmasi detikSulsel, Senin (19/9/2022).


Muhalis menjelaskan bahwa pesan suara tersebut hendak dikirimkan B kepada suaminya melalui voice note atau pesan suara di aplikasi WhatsApp. B menyampaikan bahwa dirinya punya utang ke orang lain yang menjadi beban pikirannya.

"Ada rekaman voice note dia kirim ke suami melalui WhatsApp. Dia bilang harus keluarkan jaminan hari ini tetapi tidak punya uang, makanya dia malu," paparnya.

Selain soal utang, B juga meminta agar merelakan 2 anaknya yang meninggal akibat meminum racun yang ia berikan. Dia menyebut anaknya yang akan mendampingi nanti.

"Dia bilang dia sudah kirim ke surga anaknya (minum racun)," rincinya.

Sebelumnya, warga Kabupaten Pinrang, dibuat geger dengan penemuan mayat ibu rumah tangga (IRT) berinisial B (37) dengan posisi tergantung. Dua orang anak B juga ditemukan meninggal di sampingnya.

"Pada saat ditemukan anggota (polisi) posisi perempuan inisial B tersebut sedang tergantung," ungkap Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustofa kepada wartawan, Senin (19/9).

Penemuan mayat perempuan B tersebut terjadi di Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, pagi tadi.

"Pertama kali ditemukan anggota sekitar pukul 11.00 Wita," bebernya.

Menurut Roni, dua anak laki-laki dari perempuan B juga ikut meninggal karena diduga meminum racun.

"Selain korban, ada dua orang anaknya juga yang kemungkinan meninggal karena racun," paparnya.

Simak isi rekaman suara pesan terakhir B di halaman selanjutnya.



Simak Video "Pilu Ibu Hamil dan Bayi di Pinrang Wafat Usai Ditandu 7 Km ke Puskesmas"
[Gambas:Video 20detik]