Holywings Makassar Ganti Nama Jadi Helen's, Aktivitas Klub Malam Dilarang

Nurul Istiqamah - detikSulsel
Senin, 15 Agu 2022 17:08 WIB
Kenapa Holywings ditutup? Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah outlet Holywings di Jakarta sejak Selasa (28/6/2022).
Foto: Outlet Holywings di Jakarta. (Wildan/detikcom)
Makassar -

Holywings di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berganti nama menjadi Helen's pascakasus promo minuman beralkohol gratis untuk warga bernama 'Muhammad' dan 'Maria' dari Holywings Jakarta. Kegiatan klub malam dilarang, sebab perizinan hanya sebatas bar dan restoran.

"Saya cek di sistem. Itu usaha ada di atas nama Helen's sama apa satu saya lupa. KBLI-nya (klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia) itu restoran, bar sama makanan," ujar Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar, Zulkifli saat dihubungi detikSulsel Senin, (15/8/2022).

Pemkot Makassar menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan agar usaha yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar tersebut beroperasi sesuai izin yang diberikan.


"Nah sekarang kita tinggal awasi apakah perizinan nya sesuai kegiatan yang dia laksanakan. Yang jelas di situ tidak boleh ada klub malam tidak boleh ada dugem. Jadi kapan ada DJ atau tempat dugem itu tidak bisa," tegasnya.

Zulkifli pun membeberkan bentuk aktivitas yang tidak diperkenankan. Selain disc jokey (DJ), dugem hingga menampilkan penari perempuan juga betuk kegiatan yang menyalahi izin.

"Kalau kemudian terjadi misalnya tengah malam dia putar DJ, ada orang yang menari, ada lampu disko. Itu masuk kategori klub malam. Kalau tidak ada izin klub malamnya berarti itu melanggar. Yang jelasnya pemerintah kota itu mengawasi sesuai perizinan kita," paparnya.

Dirinya menegaskan apabila nantinya ada kegiatan yang menyalahi persyaratan perizinan, maka pemerintah kota bisa saja memberikan teguran ataupun sanksi seperti pencabutan izin sementara hingga permanen.

"Kalau tidak sesuai kegiatannya pasti kita akan tegur untuk menyesuaikan. Kalau misalnya masuk diklubkan, bisa jadi kita akan tutup sementara atau permanen. Saya kira begitu aturannya," urai Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, perizinan Helen's keluar sejak sekitar dua minggu lalu. Untuk perizinan klub malam hingga saat ini belum terverifikasi sebab beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

"Saya tidak tau kayaknya minggu lalu atau dua minggu lalu kayaknya. Saya tidak tahu tanggalnya. (Klub malam) Belum terverifikasi, masih ada persyaratan yang belum dia penuhi," jelasnya.

Terpisah, pihak Helen's saat dihubungi detikSulsel melalui instagram resmi Holywings tidak menampik nama brand Holywings telah berganti menjadi Helen's.

"Mohon maaf kami bukan lagi Holywings melainkan Helen's," terangnya melalui pesan teks via akun IG resmi Helen's, Senin, (15/8/2022)

Selain berganti brand, pihak Helen's pun turut menuturkan Holywings dan Helen's sudah berbeda manejemen.

"Udah ganti management," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menutup outlet Holywings. Danny mengatakan penutupan ini bersifat sementara buntut kasus promo minuman beralkohol gratis untuk warga bernama 'Muhammad' dan 'Maria' dari Holywings di Jakarta.

"Tutup, sudah tutup sejak Sabtu (25/6) kemarin," ujar Danny saat dihubungi detikSulsel, Rabu (29/6).

Danny mengatakan penutupan ini dilakukan karena outlet Holywings di Makassar bisa terdampak promo miras Holywings yang kontroversial di Jakarta. Namun dia menegaskan penutupan ini hanya bersifat sementara.

"Demi keamanan saya tutup karena ini kan resistensinya tinggi," tutur Danny.



Simak Video "Holywings di Semarang Ditutup-Logo Dilepas"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)