Sulawesi Barat

Cerita Warga Desa Bonda Mamuju Bangun 3 Jembatan Baru Secara Swadaya

Hafis Hamdan - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 20:15 WIB
Kondisi jembatan penghubung antar dusun di Desa Bonda, Mamuju
Foto: Kondisi jembatan penghubung antar dusun di Desa Bonda, Mamuju (dok.ist)
Mamuju -

Jembatan kayu di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) rusak parah. Jembatan yang menghubungkan antardusun Bonda itu rusak setelah diterjang banjir bandang.

"Desa Bonda sendiri punya 9 Dusun, untuk akses ke 4 Dusun jembatannya (sebanyak 3 jembatan) sudah rusak parah," kata Kepala Desa (Kades) Bonda Abd Wahab kepada detikcom, Jumat (12/8/2022).

Wahab menjelaskan kondisi jembatan kayu sebelumnya menghubungkan antardusun di Desa Bonda memang sudah tak bisa dilalui. Pasalnya tiang dan lantai jembatan yang terbuat dari kayu rusak karena banjir.


"Jadi warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) sama-sama bangun akses masuk baru lewat desa sebelah (Toabo), 3 jembatan itu dibangun untuk masuk ke 4 Dusun di Desa Bonda, semuanya dari swadaya warga dan bantuan juga beberapa dari pemdes," ujar Wahab.

Ia mengaku, jembatan kayu rusak sepanjang 60,5 meter tersebut menjadi kewenangan daerah dalam hal ini Kecamatan Papalang.

"Waktu banjir besar dulu saya pernah undang BPBD dan Dinas PUPR, setelah dilakukan survey, akhirnya jembatan ini masuk dalam prioritas tingkat Kecamatan," jelasnya.

"Jadi jembatan rusak itu juga sudah masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, kalau disetujui tahun depan sudah dibangun jembatan baru, itupun kalau disetujui," tambahnya.

Ketiga 3 jembatan baru sebagai akses masuk 4 dusun dibangun warga menggunakan batang pohon kelapa, termasuk pembangunannya dilakukan secara gotong royong.

"Jadi sudah bisa dilalui, mobil juga bisa masuk, cuman untuk akses ke 4 dusun itu saja, kalau mau ke 5 dusun lainnya harus lewat jalan masuk berbeda, karena jembatan penghubung dusun memang sudah rusak parah," terang Wahab.



Simak Video "Penampakan Belasan Rumah di Mamasa Rusak Akibat Tanah Bergerak "
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)