Kalimantan Timur

Viral Emak-emak di Samarinda Buka Jalan Ambulans yang Bawa Pasien

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 20:35 WIB
Viral emak-emak di Samarinda buka jalan untuk ambulans.
Foto: Viral emak-emak di Samarinda buka jalan untuk ambulans. (dok. istimewa)
Samarinda -

Viral di media sosial video seorang emak-emak di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) berusaha membuka jalan untuk ambulans yang sedang membawa pasien. Polisi kemudian langsung menanggapi upaya yang dilakukan emak-emak tersebut.

Dalam video beredar, terlihat emak-emak yang menggunakan jilbab berwarna hijau lumut berada di depan mobil ambulans. Emak-emak itu meminta pengendara lain memberikan jalan saat kondisi lalu lintas sedang padat.

Emak-emak itu bahkan terlihat mengawal ambulans ketika melewati traffic light di persimpangan jalan. Sementara ambulans terus mengikuti di belakang emak-emak tersebut.


Saat dikonfirmasi detikcom, Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo membenarkan kejadian tersebut. Meski demikian pihaknya belum bisa memastikan lokasi video tersebut direkam.

"Memang di Samarinda, tapi untuk lokasi kami belum mengetahui betul kejadiannya di mana video itu diambil," kata Gulo saat dihubungi detikcom, Jumat (12/8/2022).

Terlepas dari tindakan emak-emak itu benar atau salah, Gulo mengatakan bahwa pengendara mestinya mengikuti aturan tentang lalu lintas angkutan jalan. Terutama dari sudut pandang Undang-undang Nomor 22 tahun 2009.

"Kalau dari sudut pandang UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan yang mendapatkan prioritas itu sudah jelas diatur, di dalamnya termasuk ambulans seperti di pasal 134," jelasnya.

"Jadi seperti ambulans tidak perlu lagi ada kendaraan-kendaraan yang melakukan pengawalan seperti itu, justru mereka yang tidak memberikan jalan untuk kendaraan pengutamaan bisa diberikan tindakan hukum," sambungnya.

Di sisi lain, kata dia, kendaraan yang melakukan pengawalan justru dapat menimbulkan kecelakaan bagi dirinya dan penggunaan jalan lainnya.

"Itu membahayakan dirinya sendiri, dan membahayakan pengendara lain, ibu itu meminta pengutamaan, tapi tidak dilengkapi sarana prasarana yang diatur di undang-undang, cuman pakai klakson biasa," bebernya.

Dikatakan Gulo, masyarakat yang melakukan pengawalan yang tidak sesuai dengan aturan dapat dijerat hukum sesuai perundangan-undangan.

"Jadi kalau sudut pandang UU tidak dibenarkan apalagi kan ibu itu memakai kendaraan umum, sebab seperti ambulans kan sudah punya sirine, rotator, jadi tidak perlu dikawal," pungkasnya.



Simak Video "Sederet Hal Emak-emak Diduga ODGJ Hina Iriana Jokowi Sambil Meludah"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/sar)