Berita Internasional

Tak Gentar dengan China, Taipei Gelar Latihan Militar di Selat Taiwan

Tim detikNews - detikSulsel
Kamis, 11 Agu 2022 16:16 WIB
Detik-detik China Tembakan Roket ke Selat Taiwan
Foto: 20detik
Beijing -

China menunjukkan indikasi latihan militer yang digelar akan segera berakhir. Mereka mengklaim pasukannya berhasil menyelesaikan berbagai tugas di Selat Taiwan selama latihan militer itu berlangsung.

Dilansir dari detikNews, China menegaskan akan tetap berpatroli di perairan Selat Taiwan. Mereka bahkan menyatakan akan terus melangsungkan latihan militer serta bersiap untuk perang.

"Kami siap untuk menciptakan ruang yang luas untuk reunifikasi damai, tetapi kami tidak akan membuka ruang untuk kegiatan separatis dalam bentuk apa pun," demikian pernyataan tertulis China dalam white paper atau buku putih yang diterbitkan pada Rabu (10/8).


Dalam pernyataan tersebut, Kantor Urusan Taiwan China juga mengatakan Beijing tidak akan meninggalkan penggunaan kekuatan terhadap tetangganya. Mereka bahkan telah menyiapkan opsi cadangan untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan.

China diketahui terakhir menerbitkan buku putih tentang Taiwan pada tahun 2000.

Taiwan Tak Tinggal Diam

Sementara itu, Taiwan kembali mengerahkan pasukan militernya menggelar latihan tembak-menembak hari ini (11/8) di Selat Taiwan. Latihan Taiwan dilakukan usai China mengulang ancamannya untuk mengendalikan Taiwan.

Juru bicara Korps Angkatan Darat Kedelapan Taiwan, Lou Woei-jye mengatakan pasukannya akan menembakkan howitzer dan suar dalam latihan pertahanan yang digelar itu.

Taiwan memulai latihan militer pada pada 08.30 waktu setempat di daerah paling selatan Taiwan, Pingtung. Latihan itu berlangsung sekitar satu jam.

Dalam siaran langsung yang ditunjukkan, senjata artileri terlihat disembunyikan di pinggir pantai ditempatkan secara sejajar. Sejumlah bersenjata Taiwan juga terlihat menembakkan howitzer satu demi satu ke arah laut.

Lou membantah bahwa latihan militer itu dilakukan sebagai tanggapan latihan perang yang dilakukan China. Ia menyebut latihan itu sudah dijadwalkan sebelumnya.

Ia menyebut latihan militer itu digelar untuk mengesahkan kondisi artileri mereka, serta mengonfirmasi hasil latihan militer tahun sebelumnya.

"Kami memiliki dua tujuan untuk latihan tersebut, yang pertama adalah untuk mengesahkan kondisi artileri yang tepat dan kondisi perawatannya dan yang kedua adalah untuk mengkonfirmasi hasil dari latihan tahun lalu," kata Lou, mengacu pada latihan tahunan.



Simak Video "5 Matra Angkatan Perang China Kepung Taiwan di 6 Penjuru"
[Gambas:Video 20detik]
(urw/nvl)