Warga Tagih Janji Pemprov Sulsel Perbaiki Jalan Antang Bulan Ini!

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 05 Agu 2022 08:31 WIB
Foto: Jalan Antang Raya Makassar. (Nurul Istiqamah/detikSulsel)
Makassar -

Warga menagih janji Pemprov Sulsel agar pembangunan Jalan Antang Raya Makassar bisa segera dipercepat. Perbaikannya yang dimulai Agustus bulan ini mendesak untuk dilakukan.

Salah satu warga Antang, Rudi (35) mengklaim masyarakat Kecamatan Manggala sebelumnya sudah dijanji agar pembangunan dimulai bulan ini. Menurutnya hal ini juga merupakan komitmen Pemprov Sulsel dan legislator DPRD Sulsel Rahman Pina.

"Itu janjinya, bilang, 'saya jadi jaminannya kalau tidak diperbaiki bulan 8 (Agustus)'. Kita juga mau tagih janji toh karena ini sudah bulan 8," paparnya saat ditemui detikSulsel, Kamis (5/8/2022).

Rudi juga menekankan agar perbaikan Jalan Antang rusak sesuai dengan rencana. Dalam hal ini tidak hanya fokus pada ruas jalannya saja, tetapi juga saluran drainasenya.

"Dia bilang satu paket itu yang mau na perbaiki jalanan sama got, karena banjir juga toh bukan jalan rusak saja," tambahnya.

Menurutnya jika rencana perbaikan Jalan Antang tidak dipercepat, Rudi mengklaim masyarakat Antang berpotensi akan kembali menggelar demo tutup jalan. Lantaran sebelumnya sudah diminta agar bersabar dengan kondisi jalan rusak yang baru akan dibangun.

"Kita tutup jalan full. Karena ini sudah darurat lagi, tidak bisa lagi menunggu. Apa lagi mau mi musim hujan," pungkasnya.

Jalan Penuh Kerikil dan Berdebu

Rudi berharap perbaikan Jalan Antang Makassar digenjot. Lubang di ruas jalan tersebut memang sudah ditutupi dengan pasir dan kerikir, namun kondisi ini tetap berbahaya bagi pengendara dan warga sekitar.

"Sering itu batu-batu jalan kalau terinjak motor terlempar ke arah warung. Ini etalase kaca kue-kue berapa kali mi kena, mau mi habis kacanya," keluh Rudi.

Bahkan dia mengungkapkan tak jarang masih ada pengendara motor yang jatuh di jalan tersebut akibat ban yang terselip kerikil.

"Ada pernah jatuh karena terselip bannya sama batu, sering. Baru juga berdebu, baru di sini rata-rata penjual makanan," tandasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.




(sar/asm)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork