Tempat Usaha Hiburan di Makassar Ditutup 3 Hari Selama Idul Adha

Ibnu Munsir - detikSulsel
Selasa, 05 Jul 2022 20:28 WIB
Kantor Wali Kota Makassar Sulsel
Foto: Pemkot Makasasr tutup THM selama perayaan Idul Adha. (Noval Dhwinuari Antony-detikcom)
Makassar -

Pemkot Makassar menutup sementara tempat usaha hiburan, mulai panti pijat, usaha karaoke, hingga diskotek. Kebijakan ini berlaku selama perayaan Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Makassar bernomor: 443.01/281/S.Edar/Kesbangpol/VII/2022 tentang Perpanjangan PPKM Kota Makassar. Kebijakan penutupan usaha hiburan dalam edaran itu berlaku sejak tanggal 9-11 Juli 2022.

"Penegasan itu sudah cukup jelas, baik dalam Perda maupun pada SE Walikota Makassar," tegas Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).


Ada pun tempat usaha yang ditutup sesuai ketentuan tersebut, yakni kegiatan pijat/refleksi yang ada di hotel. Selain itu kegiatan usaha karaoke, rumah bernyanyi keluarga, klub malam, diskotek, live music, dan sarana penunjang tempat hiburan lainnya yang ada di hotel.

Pihaknya berharap seluruh pengelola tempat usaha hiburan yang dimaksud agar menaati aturan ini demi menghormati pelaksanaan hari raya Idul Adha. Pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap kebijakan ini.

"Jadi, kami harap tidak ada yang mencoba melakukan pelanggaran karena tim kami juga akan turun memantau saat penutupan berlangsung," ungkapnya.

Roem mewanti-wanti ada ancaman sanksi yang kepada pelaku usaha tersebut jika melanggar. Sanksi itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011.

Dimana dalam pasal 36 setiap pengusaha pariwisata yang melanggar bisa dikenakan sanksi berupa surat teguran/peringatan, pembatasan kegiatan usaha, hingga pembekuan sementara kegiatan usaha. Bahkan sanksi maksimal hingga pencabutan izin usaha.

"Sanksi sudah jelas diatur dalam Perda Nomor 5 tahun 2011 jika ada yang melanggar," pungkas Roem.

Sementara Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) Zulkarnain Ali Naru menambahkan penutupan usaha hiburan di Kota Makassar hanya dilakukan sementara selama 3 hari di hari raya Idul Adha.

"Penutupan dalam kaitan hari raya Idul Adha dilakukan selama 3 (hari), yaitu mulai Sabtu sampai Senin, 9-11 Juli 2022. Dan, seluruh usaha hiburan dapat dibuka kembali pada Selasa (12 Juli 2022)," ucap Zul yang dikonfirmasi terpisah.

Pihaknya berharap agar seluruh pelaku usaha bisa menaati aturan ini. Khususnya pelaku usaha tempat hiburan yang diatur dalam SE Wali Kota Makassar tersebut.

"Kita harapkan semua teman-teman pengusaha bisa menaati dan mematuhi aturan penutupan yang telah ditetapkan berdasarkan Perda dan SE Wali Kota Makassar tersebut," jelasnya.



Simak Video "Bikin Laper: Kapurung Khas Makassar yang Segar dan Mengenyangkan"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)