Pengusaha Kuliner di Jakut Dibawa ke Polsek gegara Jualan Nasi Padang Babi

Berita Nasional

Pengusaha Kuliner di Jakut Dibawa ke Polsek gegara Jualan Nasi Padang Babi

Tim detikNews - detikSulsel
Jumat, 10 Jun 2022 18:26 WIB
Pro Kontra Netizen Tanggapi Isu Nasi Padang Babi di Jakarta
Nasi padang babi yang dijual pengusaha kuliner di Jakarta Utara. Foto: Instagram/Site Shop
Jakarta -

Pemilik usaha kuliner masakan khas Minangkabau dibawa ke Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), setelah membuat geger karena menjual hidangan nasi padang babi. Pemilik usaha kuliner tersebut akan dimintai keterangan terkait rendang babi yang dijualnya.

"Dibawa ke Polsek dulu, kita mintai keterangan dulu," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala dilansir dari detiknews pada Jumat (10/6/2022).

Pemilik usaha nasi Padang babi ini dibawa ke Polsek Kelapa Gading setelah membuat geger dengan menjual makanan khas Minangkabau versi non halal. Salah satu menu yang ditawarkan adalah nasi Padang babi.


Kemunculan nasi Padang babi ini kemudian membuat tersinggung masyarakat Minangkabau, serta menuai sorotan dari berbagai pihak. Nasi Padang babi ini pun heboh di media sosial.

Vokky mengatakan pihaknya akan memberi keterangan lebih lanjut setelah pemilik usaha tersebut selesai diperiksa. Dia menyebut akan membawanya ke Kantor Polsek terlebih dahulu.

"Nanti ya kita kasih keterangan, ini dibawa dulu. Di Polsek aja, ya," katanya.

Untuk diketahui, tempat makan nasi Padang babi ini merupakan usaha kuliner daring atau online. Nasi Padang babi dijajakan melalui aplikasi ojek online, situs e-commerce dan Instagram.

Menu yang ditawarkan usaha tempat makan nasi Padang babi ini dalam dua jenis. Nasi bungkus atau a la carte. Di barisan nasi bungkus misalnya. Menu yang yang ditawarkan ada Nasi Rames Spesial Babiambo, isinya ada nasi putih dengan daging babi gulai, babi rendang, sayur singkong dan sambal cabe ijo.

Sementara tersedia juga Nasi Babi Bakar, yang terinspirasi dari ayam bakar Minang. Paket ramesannya lengkap dengan sayur singkong dan cabe ijo. Serta nasi Babi Rendang, yakni potongan daging babi dimasak dengan bumbu rendang, dan dirames dengan kuah gulai hingga sayur singkong.

Nasi Padang Babi Tuai Sorotan dari Anggota DPR

Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat 2 Guspardi Gaus mengatakan nasi khas Padang dengan berbagai menunya merupakan produk kuliner dari Minangkabau dan dipastikan makanan tersebut halal. Sehingga nasi Padang babi ini tak boleh dibenarkan dan dibiarkan.

"Apa maksud dan motif pemilik restoran menyediakan makanan non halal dengan menggunakan nama menu khas Minangkabau?" tegasnya dikutip dari detiknews pada Jumat (10/6).

Legislator PAN ini mengatakan pemakaian nama menu nasi Padang babi ini dinilai jelas-jelas sebagai penghinaan dan melukai perasaan masyarakat Minang, baik di ranah maupun di rantau.

Guspardi menduga pemilik restoran nasi Padang babi tersebut memanfaatkan dan mendompleng ketenaran nasi Padang untuk usahanya. Namun pemilik restoran mengabaikan etika dan merusak tradisi dan citra masakan padang serta menyalahi adat dan budaya masyarakat Minangkabau.

"Penggunaan identitas Minangkabau dalam menu masakan padang nonhalal ini jelas tidak lazim dan tidak bisa diterima. Untuk itu, kita meminta kepada pemilik untuk meminta maaf atas kelancangannya menggunakan nama dan identitas Minang dengan menu makanan berbahan babi dan makanan yang tidak halal dan pemilik segera menutup tempat usahanya," ujar Guspardi.

Wagub DKI Ikut Kritik Nasi Padang Babi

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga ikut bersuara tentang kemunculan usaha nasi Padang babi di wilayahnya. Dia meminta pengusaha menghargai nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

"Kalau mau ada kreativitas itu boleh tetapi jangan sampai melukai yang lain," kata Riza dikutip dari detiknews pada Jumat (10/6).

Riza mengatakan produk kuliner khas Minangkabau identik dengan halal. Sehingga dikhawatirkan masyarakat yang membelinya juga tidak jeli bahwa hal itu haram.

"Jadi sejauh yang kita ketahui selama ini dan biasa kita makan di resto Padang semua menunya adalah menu yang halal. Nanti dikhawatirkan di resto Padang itu orang makan nggak tahu (ternyata) haram," tambahnya.



Simak Video "5 Fakta Nasi Padang Babi yang Viral di Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(nvl/nvl)