Parkir Liar di Sekitar Balai Kota Makassar Bikin Macet, Danny: Masalah Klasik

Ibnu Munsir - detikSulsel
Rabu, 06 Apr 2022 17:07 WIB
Parkir liar di samping Balai Kota Makassar menimbulkan kemacetan.
Foto: Parkir liar di samping Balai Kota Makassar menimbulkan kemacetan. (Ibnu Munsir/detikSulsel)
Makassar -

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menyoroti sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang diduga parkir kendaraan sembarangan menggunakan bahu jalan di sekitar kantor Balai Kota Makassar. Parkir liar yang membuat arus lalu lintas di jalan menjadi macet ini disebut sudah jadi masalah klasik.

Pantauan detikSulsel, Rabu (6/4/2022) sekitar pukul 14.00 Wita, sejumlah mobil maupun motor berjejer di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Ujung Pandang. Bahu jalan di samping Balai Kota Makassar tersebut dijadikan tempat parkir, membuat lalu lintas kendaraan menuju Jalan Ahmad Yani terhambat.

Sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan tersebut ditengarai milik warga pengunjung yang kesulitan parkir di dalam kawasan kantor. Bahkan ditengarai adapula milik ASN yang berkantor di Balai Kota.


"Itu (masalah) klasik (parkir pinggir jalan)," ucap Danny saat diminta tanggapannya terkait kondisi itu, Rabu (6/4/2022).

Dia pun menyindir sejumlah ASN yang diduga parkir sembarangan hingga menggunakan bahu jalan. Khususnya bagi mereka yang membawa mobil.

"Itu tandanya ASN Pemkot tambah kaya, tambah banyak mobilnya," tambah dia.

Menurutnya parkir kendaraan di dalam kawasan Balai Kota Makassar diperbolehkan. Hanya saja dia menilai kendaraan yang parkir sering menghalangi tamu yang masuk, makanya masih perlu ditertibkan.

"Sebenarnya bisa parkir di dalam (Balai Kota) tapi jangan parkir di depan, karena kalau ada tamu (bisa menghalangi)," ujar Danny.

Dia mengaku masalah parkir ini akan segera diatasi lewat pembangunan tempat parkir yang direncanakan di Jalan WR Supratman Makassar. Tempat parkir khusus bagi ASN yang berkantor di Balai Kota Makassar.

"Nanti kita bangun parkir bertingkat di (Jalan) WR Supratman, di atas jalan parkirannya tapi (proyek ini) harus investasi," jelasnya.



Simak Video "Parkir Liar, Belasan Kendaraan di Bandung Terjaring Operasi Cabut Pentil"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)