Viral Atlet Sulsel di PON Papua Belum Terima Bonus, Kadispora Buka Suara

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Sabtu, 19 Feb 2022 12:18 WIB
instagram
Foto: unsplash
Makassar -

Viral di media sosial sejumlah atlet Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku belum menerima pencairan bonus terkait raihan medali PON XVI 2021 di Papua. Pemprov Sulsel memberikan penjelasan terkait keluhan tersebut dengan mengatakan bonus atlet telah cair bahkan dengan nilai 2 kali lipat.

Dalam unggahan viral, sejumlah atlet yang seharusnya menerima bonus Rp 200 juta karena raihan medali PON XVI Papua mengaku belum menerima hak mereka. Di satu sisi, sejumlah atlet juga mengeluhkan karena mereka juga harus menanggung pajak dari bonus yang belum cair.

Terkait kehebohan tersebut, pihak Pemprov Sulsel memastikan bonus para atlet peraih medali PON Papua dicairkan pada Sabtu (18/8). Bahkan nilainya dua kali lipat.


"Sebagaimana arahan Bapak Plt Gubernur Sulsel sebelumnya, beliau menyatakan bahwa nilai bonus untuk atlet peraih medali PON kali ini akan meningkat dua kali lipat dari PON sebelumnya di Jawa Barat," ujar Kadispora Andi Arwin Azis dalam keterangannya, Sabtu (19/2/2022).

Arwin menyebut total anggaran untuk bonus atlet PON dan Peparnas sebesar Rp 13.838.000.000 atau sekitar Rp 3,8 miliar. Jumlah atlet peraih bonus PON masing-masing peraih medali emas 26 orang, medali perak 32 orang dan medali perunggu 36 orang. Bonus juga diberikan ke 30 orang pelatih dari 19 cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali serta mekanik sebanyak 7 orang.

"Sesuai arahan Bapak Plt Gubernur Sulsel, atlet peraih medali emas mendapat bonus sebesar Rp 200 juta (sebelumnya Rp100 juta), peraih medali perak mendapat Rp150 juta (sebelumnya Rp 75 juta), sedangkan peraih perunggu mendapat Rp 100 juta (sebelumnya Rp 50 juta)," jelasnya.

Sementara terkait pajak bonus, Arwin menjelaskan jika hal itu merupakan pajak penghasilan (PPh 21) yang menjadi kewajiban setiap penerima hadiah atau bonus berdasarkan peraturan Ditjen Pajak nomor : PER-16/PJ/2016 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan PPh 21/26.

"Pengenaan PPh 21 terhadap penerima bonus sebenarnya bukan hal yang baru dilakukan, selama ini juga berlaku sama ketika pencairan bonus dilakukan. Bahkan saat atlet angkat besi kebanggaan Sulsel dan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah menerima bonus Sea Games Manila tahun 2019 lalu dan dilanjutkan dengan menerima bonus Olympiade Tokyo 2021, tetap dilakukan pemotongan Pajak PPh 21 sesuai ketentuan dan alhamdulillah yang bersangkutan tidak mempermasalahkan karena memang merupakan kewajiban sebagai warga negara yang diatur oleh undang-undang," katanya.



Simak Video "Detik-detik Diduga Jambret Diadang-Dilempari Traffic Cone oleh Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/tau)