Chief Economist SMF, Martin D. Siyaranamua, memprediksi BI akan naikkan suku bunga acuan 25 bps. Kenaikan ini dipicu pelemahan rupiah dan dampaknya pada KPR.
BI menilai perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih relatif baik dibandingkan dengan negara-negara emerging market lainnya.