Fenomena Rojali di pusat perbelanjaan mencerminkan tekanan ekonomi. BPS mengingatkan pentingnya menjaga daya beli kelompok menengah untuk stabilitas ekonomi.
Direktur Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Neeraj Lal menyebut fenomena Rojali tidak terlalu mempengaruhi portofolio merek-merek inti perusahaan.
Fenomena Rojali alias rombongan jarang beli dan Rohana alias rombongan hanya nanya menjadi sorotan. Kini muncul istilah Robeli atau rombongan benar-benar beli.