ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang mengguncang sebuah restoran China di Kabul, ibu kota Afghanistan, hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang.
Taliban memutus jaringan internet di Afghanistan, berpotensi membatasi akses ke 2G saja. Tindakan ini disebut sebagai penindasan terhadap kebebasan rakyat.
Sekitar 1,5 juta warga Afganistan bekerja sebagai penenun karpet, 90%-nya perempuan. Mereka masuk ke industri ini sejak Taliban melarang perempuan bersekolah.
Trump membekukan bantuan kemanusiaan berpotensi memicu konsekuensi serius. Imbas paling dramatis diantisipasi di Afghanistan yang bergantung pada bantuan asing.