Desain sistem pemilu penting untuk dirumuskan untuk memberdayakan pemilih, menjauhkan dari politik uang dan menguatkan fungsi kelembagaan partai politik.
Burhanuddin Muhtadi menganalisis kepuasan publik terhadap Gubernur Dedi Mulyadi, yang mencapai 94,7%. Ia menilai popularitasnya tak hanya karena populisme.
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan elektabilitas pasangan Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe naik menjadi 47,5% di Maluku Utara, didorong simpati publik.