Posisi Kaltara sebagai 'beranda depan' NKRI yang berbatasan dengan Malaysia-Filipina, dinilai memiliki kerentanan tinggi, baik secara militer maupun geopolitik.
Iran mengancam akan hancurkan infrastruktur energi AS-Israel. Peringatan itu dilakukan setelah Donald Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz.