Seorang mahasiswa UIN Jogja mengikuti seekor burung saat turun dari Merapi. Namun dia justru tersesat. Kepergiannya membuat bingung warga sekitar Merapi.
Berdasarkan dalih Fajar As`ad, Karang menyampaikan, anjing itu dibunuh karena dikira terjangkit rabies. Namun dokter hewan mengatakan anjing itu tidak rabies.