Polisi menetapkan Delpedro Marhaen dan lima tersangka lain karena diduga menghasut aksi anarkistis melalui media sosial. Peran masing-masing tersangka diungkap.
Kementerian Luar Negeri RI memastikan WNI di Iran aman, terutama di Qom dan Isfahan. WNI diimbau untuk waspada dan terus memantau perkembangan situasi.
Rektor Unisba yang mengaku bertahan di kampus memberikan penjelasan. Harits mengatakan kerusuhan itu disebabkan oleh gerombolan massa yang memblokade jalan.