Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, menyebut AS membuka pintu untuk pembalasan, setelah fasilitas nuklir Teheran dibom.
Pemerintah Iran mengancam akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas serangan udara yang menghancurkan program nuklirnya.