Performa ekspor dan impor yang impresif juga sejalan dengan Neraca Perdagangan Indonesia yang kembali mengalami surplus sebesar US$ 2,59 miliar pada Juli 2021.
Menko Airlangga Hartarto mengatakan dengan penguasaan sebesar 58% pasar minyak sawit dunia, seharusnya Indonesia sudah menjadi price leader bukan price taker.