Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berencana berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah AS menyerang 3 fasilitas nuklir Iran.
Keberadaan Yajuj Majuj, kaum perusak yang disebut dalam sejumlah agama, menjadi tanda tanya besar. Namun, lima lokasi ini dicurigai sebagai tempat dikurungnya.
Perdamaian AS-Iran 2026 dinilai lebih sebagai strategi AS menjaga stabilitas energi global, sementara konflik Israel dan isu nuklir Iran tetap belum selesai.