Longsor di Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan, menyebabkan 15 orang meninggal dunia, 10 orang terluka, dan sejumlah orang lainnya masih dalam pencarian.
Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, menegaskan tidak akan menganggap enteng ancaman pembunuhan terhadap dirinya, yang disebutnya "sangat meresahkan".